KONSEKUENSIALIS SEJATI
Galatia 6:7-8 (TB) 7 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. 8 Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.
Hidup di dunia ini ada hukum atau tatanan yang harus dipatuhi. Tidak mematuhinya akan punya konsekuensi atau akibat baik atau buruk.
Salah satu hukum itu adalah hukum gravitasi. Hukum gravitasi secara natural dipahami hampir semua orang normal. Jika suatu benda dijatuhkan dari suatu ketinggian tertentu akan jatuh ke bawah. Makin tinggi dan makin berat benda Itu jatuh maka konsekuensi kerusakannya pun makin parah. Ada satu hukum yang berlaku di segala zaman dan situasi yaitu Hukum Tabur Tuai atau Hukum sebab akibat. Hukum Tabur tuai yang berdampak pada kekekalan berbunyi: Galatia 6:8 (TB) Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.
Tidak ada seorang pun yang bercita-cita masuk neraka atau masuk ke tempat kebinasaan selama-lamanya. Masalahnya banyak orang tidak sadar bahwa apa yang dilakukannya itu berakibat kepada kebinasaan. Banyak orang mengikuti keinginan dagingnya (menabur dalam daging) selama hidupnya tanpa sadar bahwa di akhir hidupnya ia digiring masuk ke neraka abadi. Keselamatan dalam Kristus mengajarkan dan mendorong kita untuk menabur dalam Roh yaitu mengikuti keinginan Roh dan kita akan menuai hidup yang kekal. Agar kita bisa senantiasa hidup menurut Roh, kita harus bersedia dipimpin oleh Roh. Jadilah konsekuensialis sejati yang menabur dalam Roh agar menuai hidup kekal di Sorga abadi. (CS).