
Sign up to save your podcasts
Or


Body shaming seringkali datang dari orang terdekat yang kita pikir tidak akan mungkin sengaja menyakiti perasaan kita. Hal ini terkadang membuat korban body shaming kerap second-guessing perasaan yang mereka rasakan setelah mengalami body shaming. Belum lagi jika korban mengalami gaslight dari pelaku yang kerap bersembunyi di balik kalimat “Ah, kamu baperan, aku cuma bercanda!”. Lalu, bagaimana korban body shaming dapat memvalidasi bahwa yang mereka rasakan adalah normal dan mengelola reaksi tersebut?
By Stylo Indonesia | Medio Podcast Network by KG MediaBody shaming seringkali datang dari orang terdekat yang kita pikir tidak akan mungkin sengaja menyakiti perasaan kita. Hal ini terkadang membuat korban body shaming kerap second-guessing perasaan yang mereka rasakan setelah mengalami body shaming. Belum lagi jika korban mengalami gaslight dari pelaku yang kerap bersembunyi di balik kalimat “Ah, kamu baperan, aku cuma bercanda!”. Lalu, bagaimana korban body shaming dapat memvalidasi bahwa yang mereka rasakan adalah normal dan mengelola reaksi tersebut?