Berto Haliwela, seorang laki-laki dari Maluku sering merasa insecure, termasuk bila ada perempuan yang menurutnya punya value lebih daripada dirinya. Satu hari Berto bertemu perempuan yang mampu berkontribusi besar terhadap masyarakat. Batinnya sempat berontak, “Kok bisa perempuan jauh lebih keren daripada laki-laki?” Padahal hal demikian ini wajar, harusnya tidak ada yang merasa aneh.
Long story short, Berto berproses, memahami peran laki-laki dan perempuan dalam kehidupan. Pilihan hidupnya berbalik, saat ini dia malah aktif berkontribusi dalam komunitas yang fokus pada pemberdayaan remaja perempuan. Bagaimana kisah selengkapnya?
Selamat mendengarkan obrolan Geriel Farah dan Berto Haliwela.
Weekend Hustle, libur kerja, waktunya cerita.