Di penghujung masa Orde Baru, Saman telah tinggal di New York sbg pelarian politik. Ia bertemu lagi dg empat sahabat yg dulu membantu ia kabur dari Indonesia. Kini mereka memiliki misi baru: membantu aktivis mahasiswa kiri melarikan diri dari kejaran rezim militer. Misi ini dibantu oleh seorang pemuda misterius dg karakter gelap: Larung.