Simon CS

Mabok Agama


Listen Later

MABOK AGAMA
Matius 26:59-61 (TB) 59 Imam-imam kepala, malah seluruh Mahkamah Agama mencari kesaksian palsu terhadap Yesus, supaya Ia dapat dihukum mati, 60 tetapi mereka tidak memperolehnya, walaupun tampil banyak saksi dusta. Tetapi akhirnya tampillah dua orang, 61 yang mengatakan: "Orang ini berkata: Aku dapat merubuhkan Bait Allah dan membangunnya kembali dalam tiga hari."
Matius 26:59-61 (VMD) 59 Para imam kepala dan seluruh Mahkamah Agama berusaha mencari kesaksian palsu untuk menyalahkan Yesus supaya Ia dapat dihukum mati. 60 Namun, mereka tidak berhasil, walaupun banyak saksi yang maju untuk berdusta. Akhirnya ada dua orang yang tampil 61 dan berkata, “Orang ini mengatakan, ‘Aku dapat merobohkan Bait Allah dan membangunnya kembali dalam waktu tiga hari.’”
Saksi diperlukan dalam suatu persidangan untuk mendapatkan keadilan dalam sebuah kasus. Biasanya saksi disumpah agar mengatakan yang sebenarnya. Apa yang saksi lihat, dengar atau alami memang itu yang terjadi. Bagaimana dengan saksi palsu? Saksi palsu adalah orang yang tidak mengatakan apa yang sebenarnya terjadi.
Hukum Taurat dengan jelas dan tegas melarang orang menjadi saksi palsu atau saksi dusta. Keluaran 20:16 (TB) Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.
Zaman now, keterangan saksi adalah salah satu alat bukti dalam perkara pidana yang berupa keterangan dari saksi mengenai suatu peristiwa pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri dengan menyebut alasan dari pengetahuannya itu.
Memberikan keterangan palsu saat menjadi saksi di persidangan dapat diancam dengan sanksi pidana keterangan palsu yang diatur dalam KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana)
Ternyata Mahkama Agama atau Sanhedrin bukan hanya kali ini saja menghadirkan saksi palsu, dalam kasus Stefanus pun mereka melakukan modus yang sama. Kisah Para Rasul 6:12-15 (TB) 12 Dengan jalan demikian mereka mengadakan suatu gerakan di antara orang banyak serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat; mereka menyergap Stefanus, menyeretnya dan membawanya ke hadapan Mahkamah Agama. 13 Lalu mereka memajukan saksi-saksi palsu yang berkata: "Orang ini terus-menerus mengucapkan perkataan yang menghina tempat kudus ini dan hukum Taurat, 14 sebab kami telah mendengar dia mengatakan, bahwa Yesus, orang Nazaret itu, akan merubuhkan tempat ini dan mengubah adat istiadat yang diwariskan oleh Musa kepada kita." 15 Semua orang yang duduk dalam sidang Mahkamah Agama itu menatap Stefanus, lalu mereka melihat muka Stefanus sama seperti muka seorang malaikat.
Bagaimana bisa para imam yang tergabung dalam sebuah mahkamah melakukan kejahatan seperti itu? Mereka bisa disebut mabok agama. Agama hanya digunakan untuk kepentingan perut dan kedudukan belaka. Menyebut seseorang mabuk agama berarti menganggap agama sebagai elemen yang membuat seseorang lupa diri hingga bertindak brutal bahkan kriminal. Oleh pengucapnya, mabuk agama disematkan kepada orang yang tindakannya merusak tatanan sosial.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) salah satu arti mabuk adalah berbuat di luar kesadaran. Mabuk agama adalah prilaku seseorang dalam mengamalkan ajaran agama secara belebihan sehingga mengabaikan ilmu pengetahuan dan akal sehat. Mereka beragama tapi tidak menyadari makna beragama yang sebenarnya. Salah satu ciri seseorang yang sedang mabuk agama adalah mengesampingkan logika, akal sehat atau akal budi bahkan kemanusiaan untuk melaksanakan ajaran agama tanpa mempertimbangkan dampak baik-buruk, benar-salah, bagus-tidak terhadap lingkungan sekitar.
Ajaran Kristus dengan tegas mengatakan. Matius 5:20 (TB) Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Matius 5:20 (AVB) Maka Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya, kamu tidak akan memasuki kerajaan syurga jika kesalihanmu tidak lebih daripada kesalihan ahli Taurat dan orang Farisi.” (CS)
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Simon CSBy Cecep Soeparman