Radio Rodja 756 AM

Manfaat Tauhid di Dunia dan Akhirat


Listen Later


Manfaat Tauhid di Dunia dan Akhirat adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Kitab Al-Fawaid. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah TaslimM.A. pada Kamis, 28 Safar 1445 H / 14 September 2023 M.







Ceramah Agama Islam Tentang Manfaat Tauhid di Dunia dan Akhirat



Sebagaimana kita ketahui, karena tauhid merupakan perkara yang paling mulia; perkara yang menjadi sebab Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan langit-langit dan bumi; menciptakan jin dan manusia. Bahkan dengan sebab ini, Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan kitab-kitab suci dari sisiNya, dan mengutus para nabi dan para rasul untuk mengajak manusia agar kembali kepada tauhid. Karena perkara tauhid ini yang paling agung, tentu manfaatnya juga paling besar di dunia dan di akhirat.



Kemudian, jelaslah bahwa tauhid merupakan sumber keselamatan dan penjagaan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala dari segala keburukan dan kejelekan. Bahkan, akan diterangkan di sini bahwa sampai orang-orang yang melakukan perbuatan syirik pun mengakui bahwa tauhid ini yang akan menyelamatkan mereka dalam kondisi-kondisi yang terdesak. Ketika itu, mereka yakin bahwa sembahan-sembahan yang mereka seru selain Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak bisa menyelamatkan mereka dalam keadaan lahir dan batin.



Ibnul Qayyim Rahimahullahu Ta’ala menerangkan di sini bahwa tauhid (mengesakan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam ketundukan lahir dan batin) merupakan tempat kembali, tempat berlari, tempat bersandar bagi semua manusia, bahkan semua makhluk, baik yang mereka adalah musuh-musuh Allah maupun kekasih-kekasih Allah Subhanahu wa Ta’ala.



Orang-orang yang beriman, wali-wali Allah, orang-orang yang bertakwa, yang mengenal Allah. Mereka akan selalu kembali kepada Allah dalam semua keadaan dan selalu kembali kepada tauhid ketika menghadapi kesulitan. Ternyata musuh-musuh Allah juga melakukan hal yang sama, pelaku-pelaku syirik bahkan melakukan hal yang sama.



Adapun musuh-musuh Allah, maka tauhid itulah yang menyelamatkan mereka dari berbagai macam kesulitan-kesulitan dan bencana-bencana yang ada di dunia. Mereka tetap bersandar kepada Allah, hanya meminta kepada Allah, mentauhidkan Allah dalam kondisi-kondisi sulit, dalam kondisi-kondisi terdesak. Ketika mereka mengalami kesulitan, mereka tahu hanya Allah yang bisa menyelamatkan mereka dari hal ini. Sebagaimana yang dicontohkan dalam firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:



فَإِذَا رَكِبُوا فِي الْفُلْكِ دَعَوُا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ فَلَمَّا نَجَّاهُمْ إِلَى الْبَرِّ إِذَا هُمْ يُشْرِكُونَ



“Maka jika mereka sedang mengendarai kapal, mereka akan berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan mengikhlaskan agama untukNya. Lalu, ketika Allah Subhanahu wa Ta’ala menyelamatkan mereka sampai di daratan, tiba-tiba mereka kembali melakukan perbuatan syirik.” (QS. Al-‘Ankabut[29]: 65)



Ketika di lautan, apalagi ketika ombak kencang dan badai datang, mereka terancam untuk tenggelam, maka mereka semua mengikhlaskan doa, meminta kepada Allah untuk diselamatkan. Mereka tahu bahwa berhala-berhala yang mereka sembah tidak bisa menyelamatkan dalam keadaan itu.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings