
Sign up to save your podcasts
Or


Nasib pasar IC Chip Taiwan dalam masa mendatang?
Dalam kondisi pasar Taiwan yang kembali pulih gegara siaga nasional terkait pandemi, kegiatan pasar mulai terangsang kembali. Stok barang yang Sudah langsung habis ketika di pajang via display, pembeli yang datang untuk membeli barang dengan kecepatan tinggi serta banyak pengakuan dari para pelaku di sektor semikonduktor yang berencana untuk pensiun di tahun 2020 sepertinya harus menunda niat ini terlebih dahulu. Tunggu perubahan di tahun 2022 baru di rencakanan kembali.
Market yang aktif sepertinya di prediksi tidak akan bertahan lama, banyak sekali para penggiat di bidang design terkait barang produk IC/chip memiliki kendala yang serupa, yaitu langkanya barang dasar/material yang tidak memungkinkan terselesaikannya target sebuah dateline design. 2021 kwartal ke 4 sudah mulai menunjukkan stok pasokan IC/Chip pasar taiwan terus menggenjot target produksi.
Hal ini tentu dirasakan bagi semua orang, terlebih bagi para karyawan pada sektor Pabrik Pengemasan ( Packing company ) terdaftar serta perusahaan uji coba di sektor hilir semikonduktor kerap mengutarakan kepasrahannya terhadap pasar, “ Bonus jadi lebih sedikit, kerjaan jadi lebih sedikit lagi “.
PHK dari sebuah perusahaan mencapai pada angka 20-30%, tidak ada lagi lembur bagi para pekerja kerah biru di sebuah pabrik. Hal ini mungkin dapat menjelaskan mengapa harga saham pabrik pengemasan dan pengujian, yang hampir mencatat rekor laba tinggi tahun lalu, harga saham jatuh lebih dulu pada Juni hingga September tahun lalu ketimbang sektor lainnya.
Informasi yang di dapatkan dari narasumber yang tidak dapat di beberkan idenditasnya menyatakan bahwa pabrik pengemasan dan perusahaan UJI COBA telah membeli perangkat pendukung yang di butuhkan pada tahun 2020. Pada saat itu kondisi pasar sedang memanas, akan tetapi mesin-mesin yang Sudah di pesan sampai di tempat tujuan tidak dalam skala besar, melainkan 1 demi 1 dalam beberapa bulan terakhir ketika pesanan menurun.
Hal ini mengakibatkan kelebihan perangkat di beberapa lini produksi, sedangkan dengan target dan load kerja yang jauh lebih sedikit nampaknya tidak akan mampu untuk mengerahkan tenaga penuh dalam produksinya. Oleh karena itu, tidak sedikit pabrik pengemasan dan uji coba yang telah mengubah tren kenaikan harga di tahun-tahun sebelumnya dan mencoba untuk melakukan negosiasi terhadapa pasar dengan memangkas harga lebih dari 10% untuk tetap menyenangkan para pelanggan.
Anak perusahaan dari pabrik ODM Semikonduktor Lian-dian (UMC) menyatakan meskipun pertumbuhan revenue dari bulan ke bulan tergolong lambat. Ditambah lagi dengan laporan dari badan asing yang tidak menunjukkan hasil yang sama, walhasil menimbulkan perdebatan yang panjang serta kegusaran baru. Bagimanakah nasib para investor dengan kondisi pasar seperti ini.
Di prediksikan bahwa para investor akan memindahkan investasi mereka kepada sektor lainnya, dimana fakta di lapangan juga mendukung wacana ini. Saham UMC dalam beberapa waktu belakangan ini juga jatuh sebanyak 30% dari awal tahun 2022.
Langsung aja di simak yows.
By Ipung Chandra, RtiNasib pasar IC Chip Taiwan dalam masa mendatang?
Dalam kondisi pasar Taiwan yang kembali pulih gegara siaga nasional terkait pandemi, kegiatan pasar mulai terangsang kembali. Stok barang yang Sudah langsung habis ketika di pajang via display, pembeli yang datang untuk membeli barang dengan kecepatan tinggi serta banyak pengakuan dari para pelaku di sektor semikonduktor yang berencana untuk pensiun di tahun 2020 sepertinya harus menunda niat ini terlebih dahulu. Tunggu perubahan di tahun 2022 baru di rencakanan kembali.
Market yang aktif sepertinya di prediksi tidak akan bertahan lama, banyak sekali para penggiat di bidang design terkait barang produk IC/chip memiliki kendala yang serupa, yaitu langkanya barang dasar/material yang tidak memungkinkan terselesaikannya target sebuah dateline design. 2021 kwartal ke 4 sudah mulai menunjukkan stok pasokan IC/Chip pasar taiwan terus menggenjot target produksi.
Hal ini tentu dirasakan bagi semua orang, terlebih bagi para karyawan pada sektor Pabrik Pengemasan ( Packing company ) terdaftar serta perusahaan uji coba di sektor hilir semikonduktor kerap mengutarakan kepasrahannya terhadap pasar, “ Bonus jadi lebih sedikit, kerjaan jadi lebih sedikit lagi “.
PHK dari sebuah perusahaan mencapai pada angka 20-30%, tidak ada lagi lembur bagi para pekerja kerah biru di sebuah pabrik. Hal ini mungkin dapat menjelaskan mengapa harga saham pabrik pengemasan dan pengujian, yang hampir mencatat rekor laba tinggi tahun lalu, harga saham jatuh lebih dulu pada Juni hingga September tahun lalu ketimbang sektor lainnya.
Informasi yang di dapatkan dari narasumber yang tidak dapat di beberkan idenditasnya menyatakan bahwa pabrik pengemasan dan perusahaan UJI COBA telah membeli perangkat pendukung yang di butuhkan pada tahun 2020. Pada saat itu kondisi pasar sedang memanas, akan tetapi mesin-mesin yang Sudah di pesan sampai di tempat tujuan tidak dalam skala besar, melainkan 1 demi 1 dalam beberapa bulan terakhir ketika pesanan menurun.
Hal ini mengakibatkan kelebihan perangkat di beberapa lini produksi, sedangkan dengan target dan load kerja yang jauh lebih sedikit nampaknya tidak akan mampu untuk mengerahkan tenaga penuh dalam produksinya. Oleh karena itu, tidak sedikit pabrik pengemasan dan uji coba yang telah mengubah tren kenaikan harga di tahun-tahun sebelumnya dan mencoba untuk melakukan negosiasi terhadapa pasar dengan memangkas harga lebih dari 10% untuk tetap menyenangkan para pelanggan.
Anak perusahaan dari pabrik ODM Semikonduktor Lian-dian (UMC) menyatakan meskipun pertumbuhan revenue dari bulan ke bulan tergolong lambat. Ditambah lagi dengan laporan dari badan asing yang tidak menunjukkan hasil yang sama, walhasil menimbulkan perdebatan yang panjang serta kegusaran baru. Bagimanakah nasib para investor dengan kondisi pasar seperti ini.
Di prediksikan bahwa para investor akan memindahkan investasi mereka kepada sektor lainnya, dimana fakta di lapangan juga mendukung wacana ini. Saham UMC dalam beberapa waktu belakangan ini juga jatuh sebanyak 30% dari awal tahun 2022.
Langsung aja di simak yows.