
Sign up to save your podcasts
Or


Info pekan ini
Jajak pendapat tunjukkan aspirasi warga terhadap Trump menurun
Sudah hampir 100 hari semenjak Presiden Trump memulai masa kerjanya, berbagai program kerja yang baru serta regulasi yang turut berubah tampaknya menunjukkan sebuah persepsi publik yang baru terhadap Presiden AS terbaru. terlebih karena perubahan yang diubah berulang kali dalam tarif dan kebijakan ekonomi yang telah menyebabkan volatilitas pasar, sejumlah jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa tingkat dukungan Trump telah turun secara signifikan apabila dibandingkan sebelum dirinya menjabat tahta pemerintahan tertinggi.
CNBC melaporkan bahwa jajak pendapat CNN/SSRS terbaru menunjukkan bahwa hanya 52% responden dewasa Amerika yang yakin dengan kemampuan Trump dalam menangani masalah ekonomi, turun sebanyak 13 poin dari survei yang dilakukan pada bulan Desember 2024. Dilansir dari Technews.tw yang menyatakan bahwa jajak pendapat dari Washington Post/ABC News juga menunjukkan bahwa 72% warga Amerika percaya bahwa kebijakan ekonomi Trump “ sangat “ atau “ agak “ mungkin menyebabkan resesi ekonomi dalam jangka pendek.
Survei oleh CNBC baru-baru ini juga menunjukkan bahwa dukungan masyarakat umum terhadap kebijakan ekonomi Trump telah jatuh ke titik terendah dalam masa jabatannya, kebijakan tarif berulang besutan Trump telah menyebabkan kekacauan di tengah pasar keuangan, dan bahkan menyebabkan “ Triple Kill “ saham, mata uang dan obligasi di pasar AS pada pertengahan April. Jajak Pendapat NBC menunjukkan bahwa 61% masyarakat tidak menyetujui kebijakan tarif/perdagangan Trump dan 60% tidak puas dengan inflasi serta biaya hidup masyarakat yang meningkat dengan tajam. Universitas Michigan umumkan pada tanggal 25 April bahwa nilai akhir Indeks Kepercayaan Konsumen AS pada bulan April adalah 52.2% yang menjadi penurunan cukup signifikan dari 57% pada bulan sebelumnya, selain itu angka ini adalah titik terendah terhitung semenjak bulan Juli tahun 2022.
Pantau terus yows..
By Ipung Chandra, RtiInfo pekan ini
Jajak pendapat tunjukkan aspirasi warga terhadap Trump menurun
Sudah hampir 100 hari semenjak Presiden Trump memulai masa kerjanya, berbagai program kerja yang baru serta regulasi yang turut berubah tampaknya menunjukkan sebuah persepsi publik yang baru terhadap Presiden AS terbaru. terlebih karena perubahan yang diubah berulang kali dalam tarif dan kebijakan ekonomi yang telah menyebabkan volatilitas pasar, sejumlah jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa tingkat dukungan Trump telah turun secara signifikan apabila dibandingkan sebelum dirinya menjabat tahta pemerintahan tertinggi.
CNBC melaporkan bahwa jajak pendapat CNN/SSRS terbaru menunjukkan bahwa hanya 52% responden dewasa Amerika yang yakin dengan kemampuan Trump dalam menangani masalah ekonomi, turun sebanyak 13 poin dari survei yang dilakukan pada bulan Desember 2024. Dilansir dari Technews.tw yang menyatakan bahwa jajak pendapat dari Washington Post/ABC News juga menunjukkan bahwa 72% warga Amerika percaya bahwa kebijakan ekonomi Trump “ sangat “ atau “ agak “ mungkin menyebabkan resesi ekonomi dalam jangka pendek.
Survei oleh CNBC baru-baru ini juga menunjukkan bahwa dukungan masyarakat umum terhadap kebijakan ekonomi Trump telah jatuh ke titik terendah dalam masa jabatannya, kebijakan tarif berulang besutan Trump telah menyebabkan kekacauan di tengah pasar keuangan, dan bahkan menyebabkan “ Triple Kill “ saham, mata uang dan obligasi di pasar AS pada pertengahan April. Jajak Pendapat NBC menunjukkan bahwa 61% masyarakat tidak menyetujui kebijakan tarif/perdagangan Trump dan 60% tidak puas dengan inflasi serta biaya hidup masyarakat yang meningkat dengan tajam. Universitas Michigan umumkan pada tanggal 25 April bahwa nilai akhir Indeks Kepercayaan Konsumen AS pada bulan April adalah 52.2% yang menjadi penurunan cukup signifikan dari 57% pada bulan sebelumnya, selain itu angka ini adalah titik terendah terhitung semenjak bulan Juli tahun 2022.
Pantau terus yows..