Manusia & Teknologi

Manusia & Teknologi - 2025-06-26


Listen Later

Info pekan ini 

Media AS: Trump berencana memperpanjang masa tenggang larangan TikTok untuk ketiga kalinya

Menurut laporan media Hong Kong yang mengutip Wall Street Journal, Presiden AS Donald Trump berencana memperpanjang batas waktu bagi platform video pendek TikTok (TikTok versi luar negeri) untuk kembali melepas asetnya di AS. Dilansir dari Technews.tw yang menyebutkan bahwa dengan batas waktu pertengahan Juni yang semakin dekat dan negosiasi perdagangan dengan Tiongkok menemui jalan buntu, Trump diperkirakan akan menandatangani perintah eksekutif untuk menangguhkan penerapan undang-undang yang melarang atau memaksa penjualan TikTok. Jika dilaksanakan, ini akan menjadi perpanjangan ketiga Trump sejak menjabat pada Januari tahun ini. Trump telah mengumumkan pada awal Mei bahwa jika perusahaan induk TikTok, ByteDance asal Tiongkok, gagal mencapai kesepakatan untuk melepas aset TikTok di AS sebelum batas waktu 19 Juni, ia akan memperpanjang batas waktu tersebut.

Menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, Gedung Putih telah mempromosikan kesepakatan bagi investor untuk mengakuisisi bisnis TikTok di AS, tetapi kesepakatan tersebut bermasalah karena Trump mengenakan tarif tinggi pada impor Tiongkok pada awal April. Tahun lalu, Amerika Serikat mewajibkan perusahaan induk TikTok, ByteDance, untuk menjual atau mendivestasikan asetnya di AS paling lambat 19 Januari tahun ini dengan alasan keamanan nasional, jika tidak, perusahaan itu akan dilarang beroperasi di Amerika Serikat. Setelah Trump kembali ke Gedung Putih pada 20 Januari, ia memperpanjang larangan tersebut hingga 5 April; pada awal April, Trump mengumumkan bahwa batas waktu akan diperpanjang lagi selama 75 hari, yaitu 19 Juni, untuk membeli lebih banyak waktu guna mencapai transaksi yang relevan.

Pantau terus yows.. 

...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Manusia & TeknologiBy Ipung Chandra, Rti