
Sign up to save your podcasts
Or


Mary Quant, desainer Inggris yang mendapat sebutan “pencetus rok mini” sempat memimpin revolusi fashion global pada tahun 1960 – 1970 an, memiliki peran penting dalam perkembangan sejarah fashion global setelah pecahnya perang dunia kedua, Mary Quant yang beranggapan rok mini sebagai hal yang memberikan kepraktisan dan kebebasan, memungkinkan perempuan untuk bergerak lebih leluasa bahkan mengendarai kendaraan. Museum Seni Taipei mengelar pameran khusus “Mary Quant: revolusi fashion” yang dikurotori oleh Museum V&A di London, Inggris, menghadirkan karya dari Mary Guan mulai dari toko pakaian butik "Bazaar" pada tahun 1955 hingga 1960-an dan 1970-an.
By Amina Tjandra, Farini Anwar, RtiMary Quant, desainer Inggris yang mendapat sebutan “pencetus rok mini” sempat memimpin revolusi fashion global pada tahun 1960 – 1970 an, memiliki peran penting dalam perkembangan sejarah fashion global setelah pecahnya perang dunia kedua, Mary Quant yang beranggapan rok mini sebagai hal yang memberikan kepraktisan dan kebebasan, memungkinkan perempuan untuk bergerak lebih leluasa bahkan mengendarai kendaraan. Museum Seni Taipei mengelar pameran khusus “Mary Quant: revolusi fashion” yang dikurotori oleh Museum V&A di London, Inggris, menghadirkan karya dari Mary Guan mulai dari toko pakaian butik "Bazaar" pada tahun 1955 hingga 1960-an dan 1970-an.