namanya perasaan. diberikan seutuhnya, disia-siakan, ditinggalkan, menyesal, hingga akhirnya hati memilih untuk membentuk pertahanan diri dengan ‘tidak merasakan apa-apa’
namanya perasaan. diberikan seutuhnya, disia-siakan, ditinggalkan, menyesal, hingga akhirnya hati memilih untuk membentuk pertahanan diri dengan ‘tidak merasakan apa-apa’