Simon CS

Melakukannya Senantiasa


Listen Later

Shalom KPBI, mulai Kamis ini kita akan beribadah dgn menggunakan WAG KPBI. Hari ini saya akan membacakan bahan renungannya. Mohon Sdr menyimaknya (membaca atau mendengarkan). Lalu merenungkannya dan bilamana perlu mencatatnya. Jika Anda mendapatkan sesuatu dari renungan ini Anda bisa membagikan hasil renungan Anda besok hari Kamis pkl 19.00-20.00. Pada jam ini WAG KPBI akan terbuka khusus utk ibadah kita. Mohon tidak memposting hal lain yg tidak ada hubungannya dengan ibadah kita. Semoga kita diberkati Tuhan.
MELAKUKANNYA SENANTIASA
Ayub 1:5 (TB) Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: "Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati." Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa.
Ayub sangat memperhatikan keluarganya terutama anak-anaknya. Ia menguatirkan apa yang dilakukan anak-anaknya. Itulah sebabnya ia memanggil mereka menasihati mereka dan menguduskan mereka. Ia takut jika anak-anaknya melakukan hal-hal yang berdosa bahkan hal-hal yang sifatnya batiniah atau apa yg ada di hati mereka. Rasa takut dan kuatir yg diperlihatkan Ayub adalah suatu rasa kuatir kudus yang menghindarkan dirinya dan keluarganya dari kebinasaan kekal. Yg luar biasa itu dilakukannya SENANTIASA. Terjemahan NKJV (New King James Version) mengatakan: Job did regularly (Ayub melakukannya secara regular atau teratur dan terencana). Ia secara sengaja dan terarah memeriksa kesehatan rohani dirinya dan keluarganya. Apa yang Ayub lakukannya merupakan persiapan menghadapi hal-hal yang akan datang. Di ayat selanjutnya kita tahu Ayub menghadapi ujian yg berat. NKJV mengatakan "Satan ATTACKS Job's character". Terbukti Ayub bisa mengatasi serangan bertubi-tubi dari Iblis karena dia sudah melatih dirinya secara reguler. Apakah kita sudah melakukannya juga? (CS).
Pertanyaan Untuk Direnungkan
1. Apa yg dimaksud dengan kalimat "Ayub menguduskan mereka (anak-anaknya)" ?
2. Mengapa Ayub melakukan hal tsb?
3. Seberapa sering Ayub melakukan hal tsb?
4. Di zaman now sebagai pria apa yg kita bisa lakukan utk pertumbuhan rohani anak-anak dan keluarga Kita?
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Simon CSBy Cecep Soeparman