Radio Rodja 756 AM

Membaca Surah Az-Zumar Sebelum Tidur


Listen Later

Membaca Surah Az-Zumar Sebelum Tidur merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Fiqih Doa dan Dzikir yang disampaikan oleh Ustadz Abdullah Zaen, M.A. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Senin, 16 Ramadhan 1443 H / 18 April 2022 M.
Lihat sebelumnya: Membaca Surah As-Sajdah Sebelum Tidur

Kajian Tentang Membaca Surah Az-Zumar Sebelum Tidur
Di antara bacaan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam untuk kita baca sebelum tidur adalah surah Az-Zumar. Yaitu surah nomor 39, ada di juz 23. Jumlah ayatnya 75 ayat (sekitar 9 halaman).
Ummul mukminin ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha menuturkan:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَنَامُ حَتَّى يَقْرَأَ بَنِي إِسْرَائِيلَ وَالزُّمَرَ
“Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tidak tidur (malam) hingga membaca “Bani Israil” (Surah al-Isra) dan surah Az-Zumar”. HR. Tirmidziy (No. 2920) dan dinilai sahih oleh Ibn Khuzaimah (No. 1163) serta al-Albaniy.
Lihat juga: Membaca Surah Al-Isra’ Sebelum Tidur
Surah ini dibaca sebelum tidur karena Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam membacanya. Ini adalah jawaban yang paling utama.
Namun apa sebenarnya pesan yang ingin disampaikan di dalam surah yang mulia ini? Kenapa setiap malam kita diperintahkan untuk membacanya?
Secara umum, pesan utamanya adalah bahwa orang yang beriman harus berbeda dengan orang kafir. Kita harus berbeda karena nanti di akhirat juga berbeda. Yaitu orang beriman masuk surga sedangkan orang kafir masuk neraka.
Kalau kita ingin mendapatkan negeri keabadian yang isinya adalah kenikmatan (surga), maka kita harus punya perilaku yang berbeda dengan penduduk negeri kesengsaraan (neraka).
Sehingga setiap malam ketika membaca surah ini kita diingatkan bahwa besok kita harus punya perbedaan sifat dengan orang-orang yang tidak beriman.
Renungan Kandungan
Kandungan global surah ini terdiri dari tiga poin:
Pertama: Pendahuluan (Ayat 1-7)
Surah mulia ini dibuka dengan menyebutkan karunia diturunkannya Al-Qur’an kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Kitab yang berisikan perintah untuk menegakkan tauhid dan kebajikan lainnya. Namun kaum musyrikin justru kufur dan mendustakan ajaran mulia tersebut.
Kedua: Penjelasan mengenai perbedaan antara kaum mukminin dengan orang-orang kafir (Ayat 8-66)
Ada delapan perbedaan yang dipaparkan di sini:

* Orang kafir jauh dari ilmu agama, sehingga terbiasa mengingkari nikmat Allah. Sedangkan orang yang beriman selalu mendalami ilmu agama, sehingga tekun beribadah kepada Allah.
* Orang kafir tenggelam dalam kesyirikan. Adapun orang yang beriman selalu berupaya mentauhidkan Allah, dengan memurnikan ibadah hanya kepada-Nya.
* Orang kafir hatinya keras dan sulit menerima nasehat. Sedangkan orang yang beriman mudah menerima nasehat, pesan-pesan keagamaan dan ayat-ayat Al-Qur’an; sebab hatinya lembut.
* Orang kafir gagal fokus karena menyembah banyak tuhan. Adapun orang yang beriman senantiasa fokus dalam beribadah, sebab hanya menyembah satu Tuhan saja.
* Orang kafir terbiasa mendustakan ayat-ayat Allah dan kebenaran yang datang dari-Nya. Sedangkan orang yang beriman selalu mempercayai kebenaran dari Allah.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings