Radio Rodja 756 AM

Memperbagus Wudhu


Listen Later

Memperbagus Wudhu merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Mukhtashar Shahih Muslim yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Ahad, 13 Sya’ban 1444 H / 5 Maret 2023 M.
Kajian sebelumnya: Sifat Wudhu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam

Kajian Hadits Tentang Memperbagus Wudhu
Kita masih di bab من توضأ فأحسن الوضوء (Orang yang berwudhu lalu ia memperbagus wudhunya).
Hadits 130:
عن حُمْرَانَ مَوْلَى عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أن عُثمان بنَ عفانَ دَعَا بِوَضُوءٍ فَتَوَضَّأَ فَغَسَلَ كَفَّيْهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ مَضْمَضَ وَاسْتَنْثَرَ ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ غَسَلَ يَدَهُ الْيُمْنَى إِلَى الْمِرْفَقِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ غَسَلَ يَدَهُ الْيُسْرَى مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ مَسَحَ رَأْسَهُ ثُمَّ غَسَلَ رِجْلَهُ الْيُمْنَى إِلَى الْكَعْبَيْنِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ غَسَلَ الْيُسْرَى مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ نَحْوَ وُضُوئِي هَذَا ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَوَضَّأَ نَحْوَ وُضُوئِي هَذَا ثُمَّ قَامَ فَرَكَعَ رَكْعَتَيْنِ لَا يُحَدِّثُ فِيهِمَا نَفْسَهُ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ وَكَانَ عُلَمَاؤُنَا يَقُولُونَ هَذَا الْوُضُوءُ أَسْبَغُ مَا يَتَوَضَّأُ بِهِ أَحَدٌ لِلصَّلَاةِ.
Dari Humran Maula Utsman bin Affan -semoga Allah meridhainya- bahwasanya Utsman bin Affan meminta air wudhu, lalu beliau pun berwudhulah dengan cara mencuci dua telapak tangannya tiga kali. Kemudian beliau berkumpul-kumur dan istintsar (mengeluarkan air ke hidung). Kemudian beliau mencuci wajahnya tiga kali, kemudian beliau mencuci tangannya yang kanan sampai siku-siku tiga kali, kemudian mencuci tangannya yang kiri seperti itu juga (tiga kali). Kemudian beliau pun mengusap kepalanya. Kemudian beliau mencuci dua kakinya yang kanan sampai mata kaki tiga kali, kemudian beliau mencuci kakinya yang kiri juga sama (tiga kali). Kemudian Utsman berkata: “Aku melihat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berwudhu seperti wudhuku ini. Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Barangsiapa yang berwudhu seperti wudhuku ini kemudian ia berdiri shalat dua rakaat, dan ia tidak berbicara pada dirinya (maksudnya tentang dunia), maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah berlalu.’
Berkata Ibnu Syihab: ‘Dan adalah para ulama kami mengatakan bahwa cara wudhu ini adalah cara paling sempurna yang dilakukan oleh seseorang untuk shalat.'” (HR. Muslim)
Mengusap kepala
Dalam hadits ini disebutkan “Kemudian beliau mengusap kepalanya,” dan tidak dijelaskan apakah sekali atau tiga kali. Dan terjadi ikhtilaf para ulama apakah mengusap kepala itu disyariatkan tiga kali atau cukup sekali saja.
Mazhab Imam Syafi’i mengatakan itu disyariatkan tiga kali. Berdasarkan hadits:
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ ثَلَاثًا ثَلَاثًا
“Bahwasannya Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berwudhu tiga kali tiga kali.” (HR. At-Tirmidzi)
Berarti hadits ini bentuknya umum, mencakup padanya juga mengusap kepala.
Sementara jumhur mengatakan bahwasanya mengusap kepala itu cukup sekali saja. Hal ini berdasarkan riwayat dari Ali bin Abi Thalib ketika mencontohkan wudhunya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, disebutkan disitu: “Dan beliau pun mengusap kepalanya hanya sekali.”
Dan hujjah mereka yang mengatakan disyariatkan mengusap kepala tiga kali juga berdasarkan riwayat lain dari hadit...
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings