Simon CS

Menciptakan Rasa Haus Akan Allah-GBIF


Listen Later

MENCIPTAKAN RASA HAUS AKAN TUHAN
Lukas 16:19 "Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan. 20 Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, 21 dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya. 22 Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham. 23 Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. 24 Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.
25 Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.
Apa yang dialami orang kaya ini menceritakan keadaan orang yang sangat menderita di Alam Maut. atau Kerajaan Maut. Yunani: Hades.
HADES secara hurufiah artinya unseen (tidak terlihat); dari dua kata: A=Alfa as negative particle dan EIDO artinya: to see, to know, to experience, to visit.. Jadi secara hurufiah HADES suatu tempat yang tidak diketahui, tempat yang belum pernah dilihat.
Alam Maut adalah tempat sementara (Intermediate State) sebelum peristiwa kebangkitan orang mati.
Ada dua jenis keadaan di Alam Maut:
Yang pertama, tempat yg nyaman atau Firdaus yg digambarkan pangkuan Abraham.
Yang kedua, tempat penderitaan. Tempat penderitaan adalah tempat orang fasik mengalami kesengsaraan.
Orang kaya ini masuk ke tempat ini. Ia merasa kehausan yang sangat luar biasa, sampai-sampai ia memohon agar Lazarus mencelupkan ujung jarinya ke dalam air lalu meneteskan ke lidah orang kaya ini.
Ada penjelasan yang sangat singkat mengapa orang kaya masuk ke tempat penderitaan.
Lukas 16:25 (TB) Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.
Orang kaya ini sewaktu hidupnya tidak memiliki rasa haus akan Tuhan. Orang yang tidak mengasihi Tuhan akan sulit mengasihi sesamanya yang dilihatnya.
Bukti ia tidak memiliki rasa haus akan Tuhan, dia tidak mempedulikan sesamanya yang menderita. Ia tidak peduli dengan Lazarus yang duduk di pintu gerbang rumahnya. Padahal ia sangat mampu menolong Lazarus karena ia sangat kaya, selalu berpakaian mewah dan setiap hari bersukaria dalam kemewahan.
RASA HAUS YANG SESUNGGUHNYA
Jika rasa haus akan air adalah suatu kejadian yang otomatis terjadi. Kita akan minum ketika rasa haus itu tiba. Tetapi rasa haus akan Allah harus kita usahakan karena tidak bisa terjadi dengan sendirinya. Di kitab Mazmur (PL) pemazmur bernama Asaf mengungkapkan rasa hausnya akan Tuhan.
Mazmur 73:25 Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi. 26 Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya. 27 Sebab sesungguhnya, siapa yang jauh dari pada-Mu akan binasa; Kaubinasakan semua orang, yang berzinah dengan meninggalkan Engkau. 28 Tetapi aku, aku suka dekat pada Allah; aku menaruh tempat perlindunganku pada Tuhan ALLAH, supaya dapat menceritakan segala pekerjaan-Nya.
Kita sendiri yang harus menciptakan rasa haus akan Allah selama kita hidup di bumi. Jika kita memiliki rasa haus ini maka kita akan terus-menerus membangun persahabatan dengan Allah.
Lukas 16:9 (TB) Dan Aku berkata kepadamu: Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi."
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Simon CSBy Cecep Soeparman