Ini hanya coretan diksi yang ditulis karena rasa sakit hati, tintanya berisi air mata, dan setiap nada-nadanya mengandung rasa putus asa, dalam bilik-bilik kamar terkurung pandemi kami berdoa semoga negeri ini baik-baik saja. Dan untuk kalian yang tengah berjuang diluar sana semoga selalu dalam perlindungan