Dalam hadis-hadis Nabi, kita akan temukan bahwa Nabi menganjurkan kita untuk memperbanyak tangisan dan mengurangi tertawa. Kebudayaan kita adalah sebuah budaya yang ditegakkan di atas gelak tawa. Kita mau membayar mahal untuk menebus tertawa yang terpingkal pingkal. Kita mau berkorban banyak hanya untuk mengocok perut kita. Membuat orang tertawa menjadi bisnis yang sangat menguntungkan.
(KH DR. JALALUDDIN RAKHMAT, Meraih Cinta Ilahi,483 )