Radio Rodja 756 AM

Mengingat Keadaan Para Nabi dan Rasul dengan Ibadah Haji


Listen Later


Mengingat Keadaan Para Nabi dan Rasul dengan Ibadah Haji adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Tujuan-Tujuan Haji. Pembahasan ini disampaikan oleh Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr pada Senin, 27 Muharram 1445 H / 14 Agustus 2023 M.







Kajian Islam Ilmiah Tentang Mengingat Keadaan Para Nabi dan Rasul dengan Ibadah Haji



Di antara salah satu tujuan diwajibkan melaksanakan ibadah haji adalah untuk mengingatkan kita tentang keadaan para Nabi dan Rasul sebelumnya, yaitu bagaimana mereka melakukan perjalanan. Karena ibadah haji penuh dengan momen-momen yang sangat indah dan kandungan luar biasa yang akan mengingatkan seorang mukmin kepada para Nabi Allah.



Di bumi yang penuh dengan keberkahan ini, Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kemuliaan kepada para jamaah haji berpindah dari satu tempat ke tempat lain, karena manasik yang kita lakukan ini tentunya sudah pernah dilakukan oleh para Rasul dan Nabi sebelumnya shalawatullahi ‘alaihim.



Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah bersabda:



صَلَّى فِي مَسْجِدِ الْخَيْفِ سَبْعُونَ نَبِيًّ



“Sesungguhnya telah melakukan shalat di dalam masjid Al-Khaif 70 Nabi sebelumnya.” (HR. Ath-Thabrani)



Wahai para jamaah haji, sesungguhnya sebelum kalian melakukan ketaatan ini di tanah yang diberkahi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, sudah terlebih dahulu para Nabi dan Rasul beribadah kepadaNya. Mereka menjawab seruan Allah, dan mereka merupakan hamba-hamba pilihan Allah. Sehingga ketika kita beribadah kepada Allah, kita harus merasakan bagaimana hati kita ada ikatan dengan para Nabi dan Rasul Allah. Yang mana dianjurkan bagi kita untuk berjalan diatas manhaj mereka dan mengikuti pedoman-pedoman mereka.



Dalam sebuah hadits yang disebutkan oleh Abdullah bin Abbas, bahwasannya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah melewati sebuah Lembah Azraq. Beliau bertanya kepada para sahabat: “Lembah apakah ini?” Para sahabat menjawab: “Ini merupakan Lembah Azraq.” Maka Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyebutkan:



كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى مُوسَى عَلَيْهِ السَّلَام هَابِطًا مِنْ الثَّنِيَّةِ وَلَهُ جُؤَارٌ إِلَى اللَّهِ بِالتَّلْبِيَةِ



“Seolah-olah aku sedang melihat Nabi Musa yang dia sedang turun dari pendakian dan dia mengangkat suaranya mengucapkan talbiyah menjawab seruan Allah Subhanahu wa Ta’ala.”



Kemudian saat sampai di Lembah Harsya, maka Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bertanya: “Lembah apakah ini?” Maka para sahabat menjawab: “Ini adalah Lembah Harsya.” Kemudian Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam kembali melanjutkan:



كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى يُونُسَ بْنِ مَتَّى عَلَيْهِ السَّلَام عَلَى نَاقَةٍ حَمْرَاءَ جَعْدَةٍ عَلَيْهِ جُبَّةٌ مِنْ صُوفٍ خِطَامُ نَاقَتِهِ خُلْبَةٌ وَهُوَ يُلَبِّي



“Seolah-olah aku sedang melihat Nabi Yunus bin Matta ‘Alaihish Salam sedang menunggang unta gemuk yang berwarna merah dengan pakaian bulu dan tali kekang untanya terbuat dari pelepah daun kurma, sedangkan dia dalam keadaan bertalbiah.” (HR. Muslim)



Juga dalam hadits yang dibawakan oleh Abu Musa dan ...
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings