"Nobody's perfect" seringkali membuat kita menjadi permisif, menjadi orang-orang yang kompromi dengan kesalahan dan ketidaksempurnaan. Bagaimana kita menyikapinya?
"Nobody's perfect" seringkali membuat kita menjadi permisif, menjadi orang-orang yang kompromi dengan kesalahan dan ketidaksempurnaan. Bagaimana kita menyikapinya?