
Sign up to save your podcasts
Or


Manusia dan kuatir itu seperti sahabatan, bahkan terkesan mesti kuatir pas ambil keputusan. Wajarkah? Nah ternyata jauh di belakang, di alam bawah sadar ita, terjebak ama penyesalan masa lalu en terpaku pada skenario “bagaimana kalau…,” jadi masalah di kekinian. Pikiran seperti ini mungkin terlihat biasa, tapi jangan salah, semakin sering kita mikir berlebih, ini bisa menjadi tanda overthinking. Sikap seperti ini ternyata bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit mental lho. Meski terkesan sepele, kita enggak boleh menganggap remeh overthinking, lo. Yap! Soalnya seperti yang sudah disebutkan di awal, overthinking ini bisa menimbulkan sejumlah dampak, baik bagi kesehatan fisik maupun mental. Pertanyaannya, giman kita mengelola kuatir yang berlebihan?
Wong Enom People, ayo belajar dewasa.
Simak Program Youth Talk Podcast, CERIA Cerita EzRa & prIskA.
By Diyofa CeriaManusia dan kuatir itu seperti sahabatan, bahkan terkesan mesti kuatir pas ambil keputusan. Wajarkah? Nah ternyata jauh di belakang, di alam bawah sadar ita, terjebak ama penyesalan masa lalu en terpaku pada skenario “bagaimana kalau…,” jadi masalah di kekinian. Pikiran seperti ini mungkin terlihat biasa, tapi jangan salah, semakin sering kita mikir berlebih, ini bisa menjadi tanda overthinking. Sikap seperti ini ternyata bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit mental lho. Meski terkesan sepele, kita enggak boleh menganggap remeh overthinking, lo. Yap! Soalnya seperti yang sudah disebutkan di awal, overthinking ini bisa menimbulkan sejumlah dampak, baik bagi kesehatan fisik maupun mental. Pertanyaannya, giman kita mengelola kuatir yang berlebihan?
Wong Enom People, ayo belajar dewasa.
Simak Program Youth Talk Podcast, CERIA Cerita EzRa & prIskA.