Tulisan ini, sayangku ; manusia —adalah kemarahan paling sunyi yang hanya dapat ditemukan dalam jiwa-jiwa patah manusia. Saban hari, aku ingin memakimu dengan segenap-genap kemarahan atas luka, dan garis akhir yang tak pernah kita tuju. Tapi lagi-lagi, aku payah, sayangku — hanya bisa bersembunyi dibalik kemarahan kata-kata yang sunyi. Penuh duka. Dengarkanlah ini. Kuharap kau kesal dan hatimu tak penuh sesal. #UtuhKembali