Radio Rodja 756 AM

Nasihat dan Doa Untuk Anak


Listen Later

Nasihat dan Doa Untuk Anak merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Mencetak Generasi Rabbani. Kajian ini disampaikan pada Selasa, 28 Shafar 1443 H / 05 September 2021 M.
Kajian sebelumnya: Menjaga Wibawa Pasangan di Hadapan Anak
Kajian Islam Ilmiah Tentang Nasihat dan Doa Untuk Anak
Kita sampai pada bab lampiran-lampiran sebagai pelengkap dari apa yang sudah kita bahas sebelumnya. Di dalam lampiran ini kita membahas beberapa perkara, yaitu:

* Ayat-ayat Al-Qur’an yang berisi nasihat dan doa yang mungkin bisa menjadi bahan bagi para orang tua untuk menyampaikan dan menjelaskannya kepada anak-anak.
* Hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang perlu diajarkan, khususnya berkaitan dengan sunnah-sunnah keseharian yang perlu diketahui oleh anak-anak. Dan tentunya ini akan menjadi satu rutinitas yang akan dia lakukan nantinya.
* Doa-doa keseharian yang hendaknya dihafalkan oleh anak-anak. Karena dalam Islam hampir semua aktivitas dimulai dengan doa dan diakhiri dengan doa.
* Kisah-kisah shahih untuk anak-anak shalih, baik di dalam Al-Qur’an maupun hadits-hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
* Kalimat-kalimat yang tidak patut diucapkan oleh orang tua. Tentunya menjaga lisan di dalam pendidikan itu suatu hal yang sangat perlu, bahkan ini bagian dari pendidikan itu sendiri.
* Sikap-sikap yang salah dan sikap-sikap yang seharusnya. Beberapa sikap yang mungkin dipandang biasa, tapi sebenarnya itu tidak biasa. Dan bagaimana seharusnya orang tua bersikap di dalam menghadapi anak-anak mereka.

Nasihat dan Doa Untuk Anak
Wasiat Nabi Ibrahim
Menit ke- Ini adalah wasiat Nabi Ibrahim kepada anak-anaknya agar istiqamah memegang agamanya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَوَصَّىٰ بِهَا إِبْرَاهِيمُ بَنِيهِ وَيَعْقُوبُ يَا بَنِيَّ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَىٰ لَكُمُ الدِّينَ فَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ
“Dan Ibrahim mewasiatkan wasiat ini kepada anak-anaknya, demikian pula Ya’qub kepada anak-anaknya juga. Mereka berkata: ‘ Wahai anak-anakku, sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memilih bagimu agama ini bagi kamu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.'” (QS. Al-Baqarah[2]: 132)
Ini wasiat yang perlu kita sampaikan kepada anak-anak kita. Apapun yang terjadi, bagaimanapun sulitnya kehidupan, bagaimanapun beratnya penderitaan, bagaimanapun hebatnya cobaan, kita tetap harus istiqamah diatas Islam. Karena godaan dan cobaan itu akan mereka hadapi.
Wasiat Nabi Ya’qub
Menit ke- Wasiat Nabi Ya’kub agar anak-anaknya tetap beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
أَمْ كُنتُمْ شُهَدَاءَ إِذْ حَضَرَ يَعْقُوبَ الْمَوْتُ إِذْ قَالَ لِبَنِيهِ مَا تَعْبُدُونَ مِن بَعْدِي قَالُوا نَعْبُدُ إِلَٰهَكَ وَإِلَٰهَ آبَائِكَ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ إِلَٰهًا وَاحِدًا وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ
“Apakah kamu menjadi saksi saat maut akan menjemput Ya’kub, dan ketiga ia berkata kepada anak-anaknya saat itu: ‘Apa yang kamu sembah sepeninggalku?’ Mereka menjawab: ‘Kami menyembah Tuhanmu dan Tuhan ayahmu, Ibrahim, Ismail dan Ishak, yaitu Ilah yang Esa dan kami berserah diri kepadaNya.'” (QS. Al-Baqarah[2]: 132)
Ini pelajaran yang disampaikan Nabi Ya’qub kepada anak-anaknya. Sehingga ketika ayahnya bertanya kepada anak-anaknya, mereka mengetahui jawabannya.
Ini khawatirkan Nabi Ya’kub terhadap anak-anak keturunannya,
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings