Obrolan RTISI

Obrolan RTISI (TLAM)


Listen Later

Dengan munculnya karya film dan televisi seperti And Miles to Go Before I Sleep (九槍) dan Port of Lies (八尺門的辯護人), membuat isu perihal Pekerja Migran Asing (PMA) kembali menjadi perhatian banyak publik.

Hasil dari Penghargaan Sastra Migran ke-8 (Taiwan Literature Award for Migran/TLAM), yang telah lama ditunggu-tunggu, akhirnya diumumkan. 

Kompetisi ini ditujukan untuk para PMA, imigran baru, dan anak-anak dari keluarga imigran baru yang tinggal atau pernah tinggal di Taiwan, dengan karya ditulis dalam bahasa Vietnam, Indonesia, Thailand, Myanmar, atau Filipina.

Total ada 195 karya yang diterima (Indonesia 85, Vietnam 49, Filipina 42, Thailand 12, Myanmar 7). 

Dari jumlah tersebut, 33 karya lolos dalam penyeleksian awal. Setelah dinilai secara ketat, 7 karya terpilih sebagai pemenang. 

"Hadiah Utama" mendapatkan hadiah sebesar NT$ 100.000, dan karyanya akan diadaptasi menjadi skenario film atau serial televisi. 

Sedangkan "Hadiah Pilihan Juri" mendapatkan NT$ 80.000. Dan untuk "Hadiah Pilihan Pemuda dan Rekomendasi Juri", masing-masing mendapatkan NT$ 20.000.

Manajer Umum Monomyth (英雄旅程), Hsieh Yi-yun (謝易芸) mengatakan: "TLAM adalah sebuah penghargaan unik di Taiwan, yang menggabungkan unsur humaniora, kepedulian sosial, dan keindahan sastra. Kami berharap melalui penulisan ini, masyarakat dapat melihat kisah hidup tulus dari para PMA. Kami juga mendorong dialog dan pemahaman antara kelompok mayoritas dengan minoritas untuk menciptakan empati dan memperkaya kedalaman budaya Taiwan. Selain itu, kami berharap penghargaan ini bisa menjadi platform yang melampaui ambang batas, membawa lebih banyak suara yang beragam. Terima kasih kepada Kementerian Kebudayaan atas dukungannya pada acara ini, dan kami mengundang lebih banyak perusahaan untuk bekerja sama dalam penyelenggaraan edisi berikutnya, memenuhi tanggung jawab sosial dan pembangunan berkelanjutan, bersama-sama menciptakan Taiwan yang lebih baik."

CEO Auras Technology (雙鴻科技), Lin Yu-shen (林育申) dengan penuh emosional mengatakan, “Terima kasih kepada banyak PMA yang telah berkontribusi di berbagai bidang, membantu memajukan ekonomi Taiwan hingga hari ini, sekaligus memperkaya budaya masyarakat kita. Selama 25 tahun sejak pendirian Auras Technology, kami selalu menjunjung nilai-nilai inti perusahaan yaitu Inovasi, Ketekunan, dan Kemakmuran Bersama. Kami percaya bahwa masyarakat yang makmur adalah masyarakat yang saling mendukung dan berbagi kejayaan.” Mempercayai bahwa membantu orang lain juga merupakan cara membantu diri sendiri. Oleh karena itu, kami ingin mendukung 'Penghargaan Sastra Pekerja Migran' agar mereka dapat berbagi pengalaman hidup mereka, sehingga lebih banyak orang dapat memahami cerita kehidupan satu sama lain dan bersama-sama menciptakan siklus kebaikan. Apa yang Anda lakukan akan kembali kepada Anda."

...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Obrolan RTISIBy Farini Anwar, Amina Tjandra, Yunus Hendry, Tony Thamsir, Rti