Saat benturan dan gesekan sendiku. Adalah bahasa tubuh kepada Mu. Krek...krek...krek... Lirik dan melodi mengalunkan aubade pagi. Dikala jeda pencarian duniawi. Aku menggapai hati Mu. Saat bulan dan matahari tiga perempat jalan merapat. Kuciumi tangan dan lengan Mu. Penuh harap mengusap kepala dan pergelanganku. Memijat mengeluarkan sisa gumpalan abu. Melemaskan keletihan sepanjang siangku. Aku bersandar pada Mu. Kuhempaskan nafsu di beberapa titik waktu. Menguras luberan amara beku. Niat sedikit pamer upaya kesungguhanku. Aku mengiba padaMu Maafkan ego dan lelahku, yang muncul saat rindu kepadaMu. Aku memang mencintaiMu.