ANTARA KITA

Puisi : 16. Titik Terendah ft. Wijaya Bhakti


Listen Later

Seketika hancur, tempatmu untuk merasa pulang kini mesti terpalang. Anggapan kedua orang tuaku, bahwa aku harus mampu dihidupi oleh seseorang setaraf mereka, dan itu bukanlah dirimu. Kita sampai pada titik di mana kedekatan kita malah dirusak oleh orang paling dekat.
Maafkan diriku yang hanya bisa melihatmu tertolak tanpa mampu berbuat banyak. Percayalah, rencana langit tidak pernah salah. Tetaplah melangkah maju, meski bukan aku yang menemanimu.
Ditulis : @drajadulung & Disuarakan : @wibhaes
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

ANTARA KITABy Drajad Ulung Rachmanto