Puisi ini dibuat saat Covid-19 mulai membuat sektor ekonomi lumpuh dan terjadi kebangrutan pengusaha besar, di Jambi saja tidak sedikit yang bunuh diri karena masalah kredit dan sebagainya, karena terpengaruh oleh korona. Karenanya korban covid-19 bukan hanya yang sakit tetapi yang sehat namun terdampak di lingkup ekonomi dan sosial.