sebuah puisi setengah jadi, karena dasarnya saya tak pandai berpuisi sama sekali. dan di puisi saya hanya selalu menuliskan tentang senja kesayangan saya di bumi. sebuah surat untuk Senjani, semoga nanti ia dengar, semoga nanti ia tahu, dan semoga ia berhenti mencaci dan benci dirinya sendiri.