"Without football it's impossible to live." ucap Poche. Sebuah quote yang keluar bersama air mata seorang lelaki, menangis tersungkur usai peluit panjang dibunyikan. Cukup yakin bahwa dia bukan satu-satunya lelaki yang menangis hari itu. Entah tangisan sengsara atau bahagia, yang pasti sepakbola sekali lagi mampu memainkan emosi manusia. Recap kali ini spesial membahas sang sepakbola yang memberikan keajaibannya kepada tim-tim terluka sehingga mampu melahirkan momen magis yang tak terlupakan di sepanjang sejarah kompetisi eropa tengah minggu tersebut. Ajaib bukan? bukan..main.