Sajak Kini

Rindu yang Tidak Dicari Obatnya


Listen Later

✨ Sajak Kini – “Rindu yang Tidak Dicari Obatnya”


Semakin dewasa, kita mulai mengenal rindu dengan cara yang berbeda. Ia tidak selalu datang dengan keinginan untuk kembali, tidak pula selalu ingin dipenuhi. Kadang rindu muncul begitu saja—saat sebuah lagu lama terdengar tanpa sengaja, saat melewati jalan yang dulu terasa akrab, atau ketika sebuah percakapan lama tiba-tiba terulang di kepala. Ia tidak mengetuk, tidak meminta izin; hanya hadir pelan dan duduk diam di sudut hati. Ada wajah yang tidak lagi kita cari, namun masih kita kenali di ingatan. Dulu kita mengira setiap rindu harus disembuhkan, harus dicari ujungnya dan diberi jawaban. Tapi waktu mengajarkan bahwa sebagian rindu tidak datang untuk diselesaikan—ia hanya ingin diakui keberadaannya.


Dan di situlah dewasa bekerja: kita belajar hidup berdampingan dengan rindu tanpa harus mengejarnya kembali. Kita tidak selalu ingin bertemu lagi, tidak selalu ingin mengulang semuanya; kadang kita hanya ingin tahu bahwa apa yang pernah ada itu nyata. Bahwa kebahagiaan pernah singgah, meski tidak menetap. Rindu lalu menjadi cara kita menerima jarak—bahwa tidak semua yang berarti harus dimiliki selamanya. Jika hari ini kamu merindukan sesuatu tanpa ingin kembali ke sana, tidak apa-apa. Tidak semua rindu butuh obat; sebagian hanya ingin dirasakan sebentar, sebelum akhirnya pergi dengan sendirinya.


🎧 Sajak Kini – “Rindu yang Tidak Dicari Obatnya”

✍️ Penulis : Ahmad Tri Hawaari

🎙️ Pengisi Suara : Riky Yulianto

...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Sajak KiniBy Sajak Kini