
Sign up to save your podcasts
Or


Pada tiap peperangan, selain jatuhnya korban jiwa dan kerugian material, juga berlaku: "kebenaran ikut jadi korbannya". Ini terjadi, manakala masing-masing pihak yang berseteru, demi bangkitkan moral tempur, mengobarkannya lewat propaganda. Makin banyak beroleh dukungan, makin baik akibatnya. Validitas informasi tak lagi terlalu dipentingkan.
Itu pula yang terjadi di jagad media sosial. Di tengah kecamuk Perang Rusia VS Ukraina, masing-masing pihak yang berseteru memproduksi dan mendistribusi content media sosial, demi negaranya. Satu peristiwa yang sama, tersaji dalam dua sudut pandang yang berhadap-hadapan Kebenaran tak lagi jelas ada di mana. Keadaan ini kian rumit, manakala raksasa-raksasa platform global tak netral jaga jarak.
Lalu bagaimana menemukan kebenaran, di tengah puing-puing reruntuhan perang?
By Digital DilemmaPada tiap peperangan, selain jatuhnya korban jiwa dan kerugian material, juga berlaku: "kebenaran ikut jadi korbannya". Ini terjadi, manakala masing-masing pihak yang berseteru, demi bangkitkan moral tempur, mengobarkannya lewat propaganda. Makin banyak beroleh dukungan, makin baik akibatnya. Validitas informasi tak lagi terlalu dipentingkan.
Itu pula yang terjadi di jagad media sosial. Di tengah kecamuk Perang Rusia VS Ukraina, masing-masing pihak yang berseteru memproduksi dan mendistribusi content media sosial, demi negaranya. Satu peristiwa yang sama, tersaji dalam dua sudut pandang yang berhadap-hadapan Kebenaran tak lagi jelas ada di mana. Keadaan ini kian rumit, manakala raksasa-raksasa platform global tak netral jaga jarak.
Lalu bagaimana menemukan kebenaran, di tengah puing-puing reruntuhan perang?