Ngaji Budaya

Sebuah Puisi Lain


Listen Later

1
Aku mendengar suara yang begitu sunyi
dari tetes air di sebuah ceruk bukit
Tempat gelagah perdu membulatkan suara bagi bernyanyi
dan kitapun diterpa nyeri; sebab nyanyian itu, nyanyian sakit
Yang dikumandangkan segala takdir
Atas penerimaan kita kepada nasib.
2
Kata-kata akan hangus dipanggang musim panas
dan dari abunya kita menggurat kembali rindu yang kalah
lalu kitalah tawanannya; atas peperangan yang bukan kita pelakunya
kita akan berpesta; merayakan kemenangan putus asa
atas diri kita
3
sajak-sajakku adalah padang rumput
tempat kau menjumpai angin yang berkelana dalam kekosongan
dan datanglah, petiklah sembarang bunga
dan selamat datang pada awal musim kering
kita akan bersitahan. Kekeringan bukanlah apa-apa
kalau kita mengenang betapa kuat kita menahan masa silam
4
Di pucuk-pucuk gunung, kita akan mengibarkan bendera kemenangan kita
Terhadap kebosanan. Kita sedang berjuang
membakar segala sesuatu yang dapat menghangatkan badan
dan bendera itu, aku kuatir, akan diciptakan dari puisi-puisi
yang belum sempat kita tuliskan
5
Bunga-bunga digetarkan angin
dan kita terus melangkah. Bunga-bungapun merunduk
mereka tak dapat lagi mengiringi kita
kita akan menempuh jarak
yang tak seorangpun sukacita menanggungnya
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Ngaji BudayaBy Amar Risalah