SEDAP KELIHATANNYA
Kejadian 3:6 (TB) Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya.
Hawa memetik buah yang Tuhan larang karena melihat buah itu menarik hatinya dan sedap kelihatannya. Akibatnya fatal! Kematian seperti yang Tuhan katakan Dalam: Kejadian 2:16-17 (TB) 16 Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, 17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."
Dunia ini penuh tawaran yang menarik yang di dalamnya ada jebakan yang mematikan. Dulu ada Teman yang berkata kepada saya: "Ternyata selingkuh itu menimbulkan sensasi yang luar biasa membuat orang lebih hidup dan bersemangat". Jadi menurutnya selingkuh adalah selingan indah keluarga utuh. Dengan sedikit sinis saya menjawab: "Selingkuh itu selingan indah keluarga Uancur lebur". Tidak ada keluarga yang selingkuh keluarga tetap utuh dan akur.
Kita tidak boleh memetik sesuatu apa pun yang kita merasa nikmat. Banyak hal yang bisa kita petik, yang darinya kita merasa nikmat. Seharusnya yang kita nikmati hanya satu: kehadiran Tuhan. Perasaan ini yang harus kita gelorakan dalam diri kita seperti yang dilakukan pemazmur.
Mazmur 73:25-28 (TB) 25 Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi. 26 Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya. 27 Sebab sesungguhnya, siapa yang jauh dari pada-Mu akan binasa; Kaubinasakan semua orang, yang berzinah dengan meninggalkan Engkau. 28 Tetapi aku, aku suka dekat pada Allah; aku menaruh tempat perlindunganku pada Tuhan ALLAH, supaya dapat menceritakan segala pekerjaan-Nya. (CS)