Radio Rodja 756 AM

Senantiasa Mengajak Manusia Kepada Tauhid


Listen Later


Senantiasa Mengajak Manusia Kepada Tauhid adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Minhaj Al-Firqah an-Najiyah wa ath-Tha’ifah Al-Manshurah. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah TaslimM.A. pada Sabtu, 25 Syawal 1445 H / 04 Mei 2024 M.



Kajian sebelumnya: Golongan Yang Selamat Fanatik Kepada Al-Qur’an dan Hadits







Senantiasa Mengajak Manusia Kepada Tauhid



Makna kalimat Laa ilaaha illallah yaitu tidak ada sembahan yang benar kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala semata-mata. Inilah tauhid, inilah keyakinan yang ada di hati orang-orang yang beriman, dan inilah sebab yang menjadikan seorang hamba merasakan kebahagiaan dan ketenangan hidup di dunia dan di akhirat. Karena dengan seorang menjadikan dirinya benar-benar sebagai hamba Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka dengan itulah dia menempatkan dirinya di tempat yang sesuai dengan tujuan penciptaannya. Tentu dengan itu, dia akan mendapatkan semua kebaikan-kebaikan dan karunia Allah Subhanahu wa Ta’ala.



Kita sampai di poin yang keempat. Beliau berkata Rahimahullahu Ta’ala, “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menetap di Makkah selama 13 tahun, senantiasa beliau mengajak kepada orang-orang Arab.”



Ingat, yang beliau ajak adalah orang-orang yang paham bahasa Arab, yang paham bahasa Al-Qur’an. Dan ajakan beliau yang utama adalah ajakan kepada Fitrah. Yakni, seharusnya kita berpikir Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tidak susah mengajak mereka, tapi kenapa sampai 13 tahun? Sementara yang paling utama beliau serukan adalah, “Ucapkanlah Laa ilaaha illallah , kalian akan beruntung.”



Ini menunjukkan dakwah tauhid ini diulang-ulang, karena meskipun tauhid ini adalah pembahasan yang paling mudah, yang paling sesuai dengan fitrah manusia, sesuai dengan akal sehat manusia, tapi kita harus ingat godaan setan yang paling besar adalah berusaha untuk memalingkan manusia dari tauhid. Makanya Al-Qur’an diturunkan dengan petunjuknya yang sempurna, paling banyak membahas tentang masalah tauhid, paling banyak membantah tentang keburukan perbuatan syirik. Ini kitab yang diturunkan sebagai sebaik-baik petunjuk, isinya tentang itu.



Perkara tauhid bukanlah perkara yang diremehkan. Seseorang butuh memahami tauhid dengan benar, dan tidak kalah pentingnya adalah dia butuh untuk mengamalkan dan istiqamah di atasnya, istiqamah di atas kalimat Laa ilaaha illallah, sampai menghadap Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ini menunjukkan pentingnya, sehingga Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam selama 13 tahun menyerukan kepada umatnya, orang-orang Arab yang mereka paham bahasa Arab, mereka paham isi Al-Qur’an. Beliau senantiasa menyerukan untuk mereka kembali kepada makna kalimat Laa ilaaha illallah (tidak ada sembahan yang benar selain Allah). Sebagaimana seruan dakwah para nabi yang lainnya ‘Alaihimush Shalatu was Salam,



…يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ…



“Wahai kaumku, sembahlah kalian kepada Allah semata-mata, karena tidak ada bagi kalian sembahan yang benar selain Dia.” (QS. Hud[11]: 84)



...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings