ngobrol ngalor ngidul dua bahasa, Sunda dan Indonesia membahas kitab Shahih Muslim tentang sahnya keislaman orang yang akan meninggal selama belum nyawanya belum sampai di kerongkongan, dihapusnya kebolehan mengistigfarkan oleh musyrik, orang yang mati dalam keadaan musyrik akan masuk neraka dan tidak akan ada satupun yang dapat menyelamatkannya