Radio Rodja 756 AM

Sifat-Sifat Hati


Listen Later


Sifat-Sifat Hati adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Hadits-Hadits Perbaikan Hati. Pembahasan ini disampaikan oleh Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr pada Senin, 2 Rabi’ul Awal 1445 H / 18 September 2023 M.







Kajian Islam Ilmiah Tentang Sifat-Sifat Hati



Imam Ibnu Majah meriwayatkan dari sahabat An-Nawwas bin Sam’an Radhiyallahu ‘Anhu, beliau mengatakan: “Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:



ما مِن قَلبٍ إلَّا بيْنَ أُصبُعينِ مِن أَصابعِ الرَّحمنِ إنْ شاءَ أَقامَه، وإنْ شاءَ أَزاغَه.



“Tidak ada hati kecuali berada di antara dua jari Allah ‘Azza wa Jalla. Jika Allah berkehendak Allah akan meluruskannya, dan jika Allah berkehendak maka Allah akan memalingkannya.” (HR. Ibnu majah)



Dan dahulu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda sering berdoa:



يَا مُثَبِّتَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قُلُوبَنَا عَلَى دِينِكَ



“Wahai yang membolak-balikkan hati, tetapkan hatiku di atas agamaMu.” (HR. Ibnu Majah)



Juga Imam Ahmad Rahimahullah meriwayatkan dari Ummu Salamah Radhiyallahu ‘Anha, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam senantiasa berdoa dengan mengatakan:



اللهم مقلب القلوب ثبت قلوبنا على دينك 



“Wahai yang membolak-balikkan hati, tetapkan hatiku di atas agamaMu.”



Maka Ummu Salamah berkata: “Wahai Rasulullah, apakah hati itu berbolak-balik?” Jawaban nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:



نَعَمْ مَا مِنْ خَلْقِ اللَّهِ مِنْ بَنِي آدَمَ مِنْ بَشَرٍ إِلَّا أَنَّ قَلْبَهُ بَيْنَ أُصْبُعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ اللَّهِ فَإِنْ شَاءَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَقَامَهُ وَإِنْ شَاءَ اللَّهُ أَزَاغَهُ فَنَسْأَلُ اللَّهَ رَبَّنَا أَنْ لَا يُزِيغَ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَانَا وَنَسْأَلُهُ أَنْ يَهَبَ لَنَا مِنْ لَدُنْهُ رَحْمَةً إِنَّهُ هُوَ الْوَهَّابُ



“Iya, tidak ada hati dari Bani Adam kecuali berada di antara dua jari-jemari Allah. Jika Allah berkehendak maka Allah akan meluruskannya, jika Allah berkehendak maka Allah akan memalingkannya. Maka kita memohon kepada Allah ‘Azza wa Jalla agar tidak melencengkan hati-hati kita setelah diberi petunjuk, dan kita memohon kepada Allah agar memberikan rahmatNya, sesungguhnya Allah Maha Pemberi.”



Maka seyogyanya setiap muslim -selain senantiasa membaca doa tadi- juga mengetahui sifat-sifat hati yang melenceng, juga keadaan-keadaan hati tersebut. Hal ini agar mengetahui betapa besar kebaikan dan keselamatan yang dia dapatkan, dan bagaimana Allah Subhanahu wa Ta’ala menyelamatkan dia dari keburukan dan kerusakan. Tujuannya adalah agar dia memuji kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atas perlindungan yang Allah berikan. Juga senantiasa memohon keselamatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan meminta agar Allah senantiasa menjaga hatinya, menyelamatkannya dari kesesatan dan penyimpangan. Ini menjadi sangat penting karena hati sangat mudah berbolak-balik, sebagaimana dijelaskan dalam hadits:



لقلب ابن آدم أشد انقلابا من القدر إذا اجتمع غليانا



“Sungguh hati anak Adam lebih mudah untuk t...
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings