
Sign up to save your podcasts
Or


Ada seorang Sufi sedang berjalan mengenakan jubahnya, diikuti oleh rombongan murid di belakangnya. Sesaat kemudian muncul seekor anjing kurus, kotor, dari arah depan jalan sang Sufi. Melihat anjing itu beberapa meter di depannya, sang Sufi menarik jubahnya untuk menutupi kulitnya agar terhindar dari najis anjing.
Tiba-tiba sang Sufi seakan mendapat ilham melalui batinnya saat anjing itu melihat Sufi. Seakan anjing itu berbicara: "Duhai sang Sufi, mengapa engkau menghindar dan melihatku dengan jijik, rendah dan sehina itu padaku, seakan engkau merasa paling suci.
Ketahuilah, jika terkena najis dari tubuhku, cukuplah engkau membasuhnya 7 kali dan satu diantaranya dengan tanah maka akan suci lagi dari najisku.
Tetapi engkau, sikap dan penyakit kotoran di hatimu, yang merasa lebih suci itu, mungkin tak akan hilang kotorannya meskipun dibasuh dengan 7 samudera."
Seketika sang Sufi tersadar dan meminta muridnya untuk memberikan jalan pada anjing yang akan lewat.
#tafakur
By sari musdar
Ada seorang Sufi sedang berjalan mengenakan jubahnya, diikuti oleh rombongan murid di belakangnya. Sesaat kemudian muncul seekor anjing kurus, kotor, dari arah depan jalan sang Sufi. Melihat anjing itu beberapa meter di depannya, sang Sufi menarik jubahnya untuk menutupi kulitnya agar terhindar dari najis anjing.
Tiba-tiba sang Sufi seakan mendapat ilham melalui batinnya saat anjing itu melihat Sufi. Seakan anjing itu berbicara: "Duhai sang Sufi, mengapa engkau menghindar dan melihatku dengan jijik, rendah dan sehina itu padaku, seakan engkau merasa paling suci.
Ketahuilah, jika terkena najis dari tubuhku, cukuplah engkau membasuhnya 7 kali dan satu diantaranya dengan tanah maka akan suci lagi dari najisku.
Tetapi engkau, sikap dan penyakit kotoran di hatimu, yang merasa lebih suci itu, mungkin tak akan hilang kotorannya meskipun dibasuh dengan 7 samudera."
Seketika sang Sufi tersadar dan meminta muridnya untuk memberikan jalan pada anjing yang akan lewat.
#tafakur