
Sign up to save your podcasts
Or


Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa orang yang berbeda bisa melihat fenomena sosial yang sama dengan kesimpulan yang bertolak belakang? Di episode kali ini, Alfi Faiqotul Bariroh mengajak kita menyelami peta pemikiran sosiologi melalui buku legendaris Teori-teori Sosial dalam Tiga Paradigma. Sebagai pembaca yang telah menuntaskan kajian mendalam atas karya I.B. Wirawan ini, Alfi yang juga merupakan anggota dari Banawa Sekar Academia mencoba mengurai kerumitan dunia sosial melalui kacamata Fakta Sosial, Definisi Sosial, dan Perilaku Sosial.
Melalui obrolan ini, kita akan diajak memahami bagaimana struktur masyarakat menekan individu, bagaimana makna diciptakan melalui interaksi, hingga apa yang sebenarnya menggerakkan tindakan manusia. Simak diskusi yang penuh gizi intelektual ini untuk membantu Anda menemukan "lensa" mana yang paling tepat untuk membedah realitas di sekitar kita—mulai dari konflik politik hingga dinamika kehidupan bertetangga.
Selamat mempertajam daya kritis dan selamat mendengarkan!
By Perahu KembangPernahkah Anda bertanya-tanya mengapa orang yang berbeda bisa melihat fenomena sosial yang sama dengan kesimpulan yang bertolak belakang? Di episode kali ini, Alfi Faiqotul Bariroh mengajak kita menyelami peta pemikiran sosiologi melalui buku legendaris Teori-teori Sosial dalam Tiga Paradigma. Sebagai pembaca yang telah menuntaskan kajian mendalam atas karya I.B. Wirawan ini, Alfi yang juga merupakan anggota dari Banawa Sekar Academia mencoba mengurai kerumitan dunia sosial melalui kacamata Fakta Sosial, Definisi Sosial, dan Perilaku Sosial.
Melalui obrolan ini, kita akan diajak memahami bagaimana struktur masyarakat menekan individu, bagaimana makna diciptakan melalui interaksi, hingga apa yang sebenarnya menggerakkan tindakan manusia. Simak diskusi yang penuh gizi intelektual ini untuk membantu Anda menemukan "lensa" mana yang paling tepat untuk membedah realitas di sekitar kita—mulai dari konflik politik hingga dinamika kehidupan bertetangga.
Selamat mempertajam daya kritis dan selamat mendengarkan!