Tiga kata magis dari seorang Tan Malaka ini adalah kalimat yang kurang lebih sama artinya dengan kalimat "Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian".
Bisa jadi kamu sudah lelah terbentur habis habisan setiap saat, tapi bisa jadi benturan yang kamu terima tuh masih kurang banyak, kurang keras, kurang lama, kurang sakit, dan bahkan bisa jadi kamunya sendiri yang selalu konfrontasi menolak untuk terbentur. Padahal, semua pembenturan yang datang ke kamu itu sebenarnya syarat mutlak untuk bisa ke titik optimalisasi pembentukan diri dalam hidup kamu, tapi gatau juga saya cuma ngarang.