TUHAN ATAU RABI
Matius 26:20-22, 25 (TB) 20 Setelah hari malam, Yesus duduk makan bersama-sama dengan kedua belas murid itu. 21 Dan ketika mereka sedang makan, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku." 22 Dan dengan hati yang sangat sedih berkatalah mereka seorang demi seorang kepada-Nya: "Bukan aku, ya Tuhan?" 25 Yudas, yang hendak menyerahkan Dia itu menjawab, katanya: "Bukan aku, ya Rabi?" Kata Yesus kepadanya: "Engkau telah mengatakannya."
Sebelas murid Kristus waktu dikonfrontasi oleh Kristus siapa yang akan mengkhianati Dia berkata "Bukan aku, ya Tuhan?". Mereka menyebut Yesus sebagai Tuhan kecuali Yudas yang berkata "Bukan aku, ya Rabi?". Apa sih bedanya? Sangat berbeda implikasi dari pengakuan Yesus sebagai Tuhan dan sebagai guru. Jika orang hanya mengakui Yesus sebagai Guru Agung yang mengajarkan tentang moral belum tentu tertuntut menjadi orang yang bermoral baik seperti Kristus. Tetapi jika seorang murid Kristus mengakui Yesus sebagai Tuhan atau Kurios yang artinya tuan maka ia harus menempatkan dirinya sebagai hamba di hadapan-Nya. Seorang hamba hanya hanya punya satu ambisi dan obsesi yaitu bagaimana ia bisa menyenangkan tuannya. (2 Kor 5:9). Ia akan melakukan apapun yang tuannya perintahkan. Orang Kristen sejati yang mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan akan hidup di dalam proses keselamatan. Roma 10:9 (TB) Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Hidup dalam proses keselamatan artinya ia harus bersedia dikembalikan kepada rancangan Allah yang semula yaitu segambar dan serupa dengan Kristus. Inilah yang berkenan kepada Allah Bapa di Sorga. Yudas hanya sekedar mengakui Yesus sebagai Guru Agung maka tidak heran ia menjual Gurunya Itu sebagai akibatnya ia disebut anak kebinasaan. Yohanes 17:12 (AYT) Selama Aku bersama mereka, Aku sudah menjaga mereka dalam nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku. Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorang pun dari mereka yang terhilang kecuali si anak kebinasaan, supaya Kitab Suci digenapi.
Orang yang mengaku Yesus adalah Tuhan ia akan hidup sebagai anak Allah yang kepadanya Allah berkenan. (CS).