INI KOPER

#818 Perempuan, Kepemimpinan dan Kedaulatan


Listen Later

Tanah bagi perempuan bukanlah sekadar komoditas yang bisa diperjualbelikan di atas kertas, melainkan rahim kehidupan yang harus dijaga denyutnya. Di tangan perempuan, sepetak lahan bertransformasi menjadi ruang identitas yang menyediakan pangan, merawat sumber air, dan menjamin martabat keluarga. Namun, sejarah panjang patriarki sering kali memaksa perempuan berdiri di pinggiran, menjaga tanah yang secara hukum bukan atas nama mereka, menjadikan kepemilikan tanah sebagai benteng terakhir yang harus direbut demi keadilan sejati.

Kepemimpinan perempuan dalam penguasaan tanah bergerak melalui tiga napas utama: Secure, Sustain, dan Share. Ia bermula dari keberanian mengamankan hak hukum (Secure), berlanjut pada kecerdasan merawat ekologi agar tetap lestari (Sustain), dan berpuncak pada kearifan membagi manfaat secara kolektif (Share). Ini bukanlah model kepemimpinan yang mendominasi, melainkan kepemimpinan yang merangkul; sebuah praktik kekuasaan yang memastikan bahwa saat satu jengkal tanah berhasil dipertahankan, maka seluruh komunitas ikut merasakan kemerdekaannya.

Menjaga tanah di tangan perempuan adalah investasi terbaik bagi masa depan bumi yang kian rapuh. Ketika perempuan memegang kendali atas land tenure, mereka tidak hanya sedang bercocok tanam, tetapi sedang menanam benih ketahanan iklim dan regenerasi sosial bagi generasi mendatang. Memastikan perempuan memimpin dalam kedaulatan agraria adalah jalan pintas menuju dunia yang lebih adil—sebuah dunia di mana tanah tidak lagi menjadi sengketa, melainkan warisan suci yang menghidupi semua mahluk dengan penuh cinta.

...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

INI KOPERBy Dani Wahyu Munggoro