INI KOPER

#839 Memahami Kompleksitas dalam VUCA/TUNA


Listen Later

Kita sering kali merasa seperti musafir yang dipaksa berjalan di atas pasir yang terus bergeser. Dunia hari ini bukan lagi sebuah jam dinding yang berdetak dengan pasti, melainkan sebuah turbulensi yang oleh para pemikir disebut TUNA—Turbulence, Uncertainty, Novelty, dan Ambiguity. Di sini, "kebaruan" (novelty) hadir bukan sebagai kado yang manis, melainkan sebagai guncangan yang belum pernah tercatat dalam buku sejarah mana pun. Mempelajari TUNA bukan berarti mencari jimat untuk menghentikan badai, melainkan upaya untuk mengenali arah angin ketika kompas tua kita tak lagi bisa menunjuk kutub yang benar.

Di tengah gejolak itu, ada "Kompleksitas" yang menjerat seperti akar pohon di hutan purba. Kita harus belajar bahwa dunia bukan lagi sekadar susunan sebab-akibat yang sederhana; satu kepakan sayap di sebuah pasar modal bisa merobohkan tatanan sosial di benua lain. Memahami kompleksitas adalah sebuah undangan untuk menanggalkan kesombongan bahwa kita bisa mengontrol segalanya. Ini adalah ilmu tentang keterhubungan, tentang bagaimana bagian-bagian kecil yang tampak sepele sebenarnya memegang kunci bagi keselamatan seluruh sistem yang kita tinggali.

Mempelajari kerumitan ini pada akhirnya adalah sebuah perjalanan menuju kebijakan. Kita diajak untuk tidak lagi mencari jawaban-jawaban instan yang sering kali menipu, melainkan belajar untuk hidup dengan pertanyaan-pertanyaan yang berani. Di tengah ambiguitas yang pekat, mereka yang bersedia menyelami kedalaman TUNA dan Kompleksitas adalah mereka yang akan menemukan kelenturan batin—seperti seorang pemusik jazz yang mampu mengubah kebisingan menjadi harmoni. Mari kita masuk ke dalam labirin ini, bukan dengan rasa takut, melainkan dengan rasa ingin tahu yang tak kunjung padam.

...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

INI KOPERBy Dani Wahyu Munggoro