FluentFiction - Indonesian

A Stormy Adventure: Sibling Bonds at Borobudur


Listen Later

Fluent Fiction - Indonesian: A Stormy Adventure: Sibling Bonds at Borobudur
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2025-12-27-08-38-20-id

Story Transcript:

Id: Borobudur berdiri megah, seperti raksasa yang siap menggenggam langit.
En: Borobudur stands majestically, like a giant ready to grasp the sky.

Id: Patung-patung batu tersenyum lembut, mengantar para pengunjung ke dalam sejarah.
En: The stone statues smile gently, guiding the visitors into history.

Id: Langit mendung, pertanda hujan akan datang.
En: The cloudy sky signals that rain is coming.

Id: Dian, Rizky, dan Putri berdiri di depan candi, berpegangan tangan.
En: Dian, Rizky, and Putri stand in front of the temple, holding hands.

Id: Dian merasakan tanggung jawab besar, menggantikan kedua orang tua mereka yang telah tiada.
En: Dian feels a great responsibility, replacing their parents who have passed away.

Id: Dian menatap adiknya, Rizky, yang matanya selalu berbinar saat melihat sesuatu yang baru.
En: Dian looks at his younger brother, Rizky, whose eyes always sparkle when he sees something new.

Id: "Jangan jauh-jauh, ya," pesan Dian sambil merangkul Putri yang tampak tenang.
En: "Don't go too far, okay," Dian advises while holding Putri, who looks calm.

Id: Sore itu, angin bertiup kencang, dan hujan mulai turun.
En: That afternoon, the wind blew strong, and rain started to fall.

Id: Para wisatawan berlarian mencari tempat berlindung.
En: The tourists ran to find shelter.

Id: Rizky terpesona oleh pemandangan dari atas candi.
En: Rizky was mesmerized by the view from the top of the temple.

Id: Dia ingin melihat lebih dekat.
En: He wanted to get a closer look.

Id: "Rizky, jangan jauh!
En: "Rizky, don’t go too far!"

Id: " teriak Dian, tetapi Rizky sudah berlalu, tergiur oleh petualangan.
En: shouted Dian, but Rizky had already gone, tempted by adventure.

Id: Putri menggenggam tangan Dian erat, merasa takut.
En: Putri held Dian's hand tightly, feeling scared.

Id: Dian dihadapkan pada pilihan sulit.
En: Dian faced a tough choice.

Id: Ia harus menjaga Putri tetap aman, namun hatinya cemas memikirkan Rizky.
En: He had to keep Putri safe, yet his heart was anxious thinking about Rizky.

Id: Di tengah kebingungan, Dian memutuskan untuk berani menghadapi hujan.
En: In the midst of confusion, Dian decided to bravely face the rain.

Id: “Kita cari Rizky,” kata Dian dengan tekad.
En: “Let's find Rizky,” Dian said with determination.

Id: Mereka menembus derasnya hujan, mata Dian terus mencari-cari.
En: They braved the pouring rain, Dian's eyes constantly searching.

Id: Kemudian, ia melihat sosok Rizky di ujung candi.
En: Then, he saw Rizky at the edge of the temple.

Id: Hatinya berdebar, Rizky terlalu dekat dengan pinggir jurang, terkena terpaan angin kencang.
En: His heart pounded; Rizky was too close to the cliff edge, being hit by the strong wind.

Id: Dian berlari, mengabaikan dinginnya hujan.
En: Dian ran, ignoring the cold rain.

Id: Dari kejauhan, dia berteriak, "Rizky, kembali!
En: From a distance, he shouted, "Rizky, come back!"

Id: "Rizky berbalik, ketakutan dan segera berlari ke pelukan Dian.
En: Rizky turned around, scared, and rushed into Dian's arms.

Id: Bersama Putri, mereka menemukan tempat berlindung di naungan candi, terengah-engah namun lega.
En: Together with Putri, they found shelter under the temple's shade, breathless but relieved.

Id: Hujan pun akhirnya reda, meninggalkan aroma tanah basah yang menenangkan.
En: Finally, the rain stopped, leaving behind the calming scent of wet earth.

Id: Dian, Rizky, dan Putri duduk bersisian, tersenyum dalam keheningan penuh syukur.
En: Dian, Rizky, and Putri sat side by side, smiling in silent gratitude.

Id: Tangan Dian merangkul bahu adiknya.
En: Dian's hand wrapped around his siblings’ shoulders.

Id: "Hari ini kita belajar, kebersamaan kita lebih berharga dari apapun," kata Dian bijak.
En: "Today we learned that our togetherness is more valuable than anything," said Dian wisely.

Id: Dia kini mengerti, melindungi adik-adiknya bukan berarti menghalangi mereka untuk bebas memilih.
En: He now understood that protecting his siblings didn't mean preventing them from making their own choices.

Id: Sambil tertawa, mereka menikmati sisa hari di bawah naungan Borobudur yang perkasa, menikamati momen yang tak akan terulang, bersama mengingat kenangan, menciptakan kisah yang kelak diceritakan.
En: Laughing, they enjoyed the rest of the day under the mighty protection of Borobudur, savoring a moment that wouldn't happen again, together reminiscing, creating a story to be told someday.

Id: Candi tua itu menjadi saksi perjalanan mereka, keluarga kecil yang kuat menghadapi badai.
En: The ancient temple became the witness to their journey, a small family strong enough to face the storm.

Id: Sebuah pelajaran berharga, terkadang kita hanya perlu sedikit percaya dan berani menghadapi ketakutan.
En: A valuable lesson, sometimes we just need a bit of faith and courage to face our fears.


Vocabulary Words:
  • majestically: megah
  • ancient: tua
  • calming: menenangkan
  • gratitude: syukur
  • giant: raksasa
  • stature: sosok
  • guiding: mengantar
  • sparkle: berbinar
  • shelter: berlindung
  • mesmerized: terpesona
  • tempted: tergiur
  • anxious: cemas
  • determination: tekad
  • braved: menembus
  • cliff: jurang
  • pounded: berdebar
  • rushed: segera
  • relieved: lega
  • scent: aroma
  • silent: keheningan
  • wisely: bijak
  • preventing: menghalangi
  • savoring: menikmati
  • remissing: mengingat
  • creating: menciptakan
  • witness: saksi
  • journey: perjalanan
  • faith: percaya
  • courage: berani
  • freedom: bebas
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

FluentFiction - IndonesianBy FluentFiction.org