
Sign up to save your podcasts
Or


Bagaimana cara mengumpulkan Harta di Sorga?
Selain belajar dari sikap bendahara yang tidak jujur dalam Lukas 16:1-13, dengan memberi kita juga tidak akan terjebak dalam keinginan daging, keinginan mata, dan juga keangkuhan hidup. Kita tidak punya kepastian kapan “dipanggil pulang”, tetapi satu hal yang pasti: Tuhan itu setia memelihara hidup kita. Kata kuncinya adalah: Cukupkan Diri. Jangan sampai karena “mengejar berkat” membuat kita jatuh dalam berbagai macam dosa, dan akhirnya kita meninggalkan-Nya.
Seberapa jauh kita mau percaya, atau justru meragukan pemeliharaan Tuhan? Periksalah bagaimana kondisi hati kita yang sesungguhnya. Hidup dan pekerjaan kita adalah wujud penyembahan kita kepada-Nya.
“Harta di Sorga”
—Pdt. Agus Lianto
#HatiyangMemberi #MDCSurabayaSundayService
By MDC SurabayaBagaimana cara mengumpulkan Harta di Sorga?
Selain belajar dari sikap bendahara yang tidak jujur dalam Lukas 16:1-13, dengan memberi kita juga tidak akan terjebak dalam keinginan daging, keinginan mata, dan juga keangkuhan hidup. Kita tidak punya kepastian kapan “dipanggil pulang”, tetapi satu hal yang pasti: Tuhan itu setia memelihara hidup kita. Kata kuncinya adalah: Cukupkan Diri. Jangan sampai karena “mengejar berkat” membuat kita jatuh dalam berbagai macam dosa, dan akhirnya kita meninggalkan-Nya.
Seberapa jauh kita mau percaya, atau justru meragukan pemeliharaan Tuhan? Periksalah bagaimana kondisi hati kita yang sesungguhnya. Hidup dan pekerjaan kita adalah wujud penyembahan kita kepada-Nya.
“Harta di Sorga”
—Pdt. Agus Lianto
#HatiyangMemberi #MDCSurabayaSundayService