Yang memandikan gunung dan merias hutan
Silvia memohon petunjukmu
Dalam tirakat dan berpuasa, Bicaralah kepadaku
Pada malam-malam di Srandil dan Jambu Pitu
Terima kasih untuk telinga, terima kasih untuk bibir,
terima kasih untuk hari-hari yang padat
Dan malam-malam yang keramat
Komponis petir dan desau cemara
Inilah Ismawan yang sejati tulang rusuk yang setia
Matur nuwun untuk suami yang baik
Dan bapak anak-anakku yang bijaksana
Meskipun tidak memintal seperti Mahatma Gandhi
Tidak mengajar seperti Nurcholis Madjid
Dia juga memberikan inspirasi, mencintai orang papa
Cinta dan cinta dan cinta memang berbeda
Yang menikahkan angsa dan lumba-lumba maha tahu
Mengapa ia tidak memecat karyawan yang menyeleweng
Padahal istri mereka menangis kepadaku?
Suamiku itu diam saja mengulur-ngulur waktu
Seperti langit sore yang malas dan peragu
Membiarkan gelap menelan desa dan kota tanpa kata
Sekat Pemberhentian Kesepuluh - halaman 135