
Sign up to save your podcasts
Or


Birrul Wālidayn bukan sekadar:
memberi uang,
membelikan pakaian,
atau mengantar ke dokter.
Birrul Wālidayn adalah:
lembut dalam tutur kata,
rendah hati dalam sikap,
sabar terhadap kekurangan orang tua,
dan mendoakan mereka, hidup maupun wafat.
Allah berfirman:
وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا
“Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua.”
(QS. Al-Isrā’: 23)
Perhatikan ayat ini, hadirin.
Perintah berbakti kepada orang tua langsung disandingkan dengan tauhid.
Artinya, setelah hak Allah, hak terbesar adalah hak orang tua.
By Maz KiemBirrul Wālidayn bukan sekadar:
memberi uang,
membelikan pakaian,
atau mengantar ke dokter.
Birrul Wālidayn adalah:
lembut dalam tutur kata,
rendah hati dalam sikap,
sabar terhadap kekurangan orang tua,
dan mendoakan mereka, hidup maupun wafat.
Allah berfirman:
وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا
“Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua.”
(QS. Al-Isrā’: 23)
Perhatikan ayat ini, hadirin.
Perintah berbakti kepada orang tua langsung disandingkan dengan tauhid.
Artinya, setelah hak Allah, hak terbesar adalah hak orang tua.