
Sign up to save your podcasts
Or


Biasanya kami ngobrol dengan orang-orang dewasa, kali ini kami tertarik untuk ngobrol dengan anak kami tentang Tuhan. Kami tertarik untuk tau siapa sih Tuhan buat mereka, bagaimana mereka melihat Tuhan dan apa yang Ia lakukan bagi mereka. Puji Tuhan kami bisa belajar juga dari perspektif anak-anak kami.
Akhirnya keluarga kami dikunjungi oleh Om Ikron juga. Memang terkena COVID bukanlah suatu pengalaman yang baik atau kita inginkan. Tapi di tengah kesakitan kami, ada pengalaman iman yang Tuhan berikan lewat perlindungan-Nya. Kami mau mensharingkan pengalaman ini di episode kali ini.
Di episode kali ini kami mensharingkan tips dari pengalaman om dan tante yang sudah menikah selama 28 tahun. Kami bersyukur bisa mendapat ide bagaimana bisa berkomunikasi lebih baik dan menerima kekurangan satu sama lain.
Ada sepasang sahabat kami di persekutuan doa yang sudah menikah 39 tahun. Kami tertarik tentang apa sih rahasia mereka bisa tetap mesra dan penuh kasih. Episode kali ini kami mensharingkan tips-tips dari pasangan Katolik ini, dari mereka yang sudah lama menikah, untuk pasangan Katolik yang masih lebih awal dalam menjalin hidup berkeluarga mereka.
Di saat kami merekam episode hari ini sedang terjadi perang di Ukraina. Suasana konflik seperti ini sudah pasti tidak baik untuk siapapun! Di episode kali ini kami mau membahas tentang lingkungan apa yang baik untuk pertumbuhan seorang anak.
Expert kali ini adalah kawan baik kami, Cicilia Evi, Clinical Psychologist, educator, ibu dua orang anak. Pertanyaan dari keluarga Katolik yang kami bahas kali ini adalah sekitar masalah screen time untuk anak-anak, kenapa anak dan pre-teen sering moody atau membantah orang tua dan membantu anak untuk mengambil keputusan.
Menghadapi anak yang sakit bukanlah pengalaman yang asing bagi keluarga Katolik. Kami mau mensharingkan dua pengalaman kami menghadapi insiden mengkhawatirkan dimana anak sulung kami mengalami masalah kesehatan.
Belakangan kami mendengar perbincangan kalau para suami dan istri yang sudah menikah itu hilang kebebasannya. Kalau sebelum menikah sang suami bisa bebas spend time dengan teman-temannya menikmati hobi dan sang istri juga bebas mau pergi kemana saja ia mau, setelah menikah jadi sulit karena berbagai macam hal. Apakah benar kalau berkeluarga berarti kita hilang kebebasan dan terkekang tanpa bisa menikmati hal-hal yang kita sukai?
Discernment adalah tindakan mengenal suara dan kehendak Tuhan dalam hidup sebagai pengikutNya. Apa hubungannya dengan minum kopi? Dengerin obrolan kami di episode pertama tahun 2022 ini!
Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku, sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku. Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala. (Yoh 10:14-16)
Episode ini adalah yang terakhir dari seri hubungan keluarga dan juga episode terakhir podcast Keluarga Katolik di tahun 2021. Kami ngobrol tentang kewajiban kami sebagai anak yang sudah dewasa dan berkeluarga sendiri. Kami juga menarik kesimpulan 'benang merah' dari ajaran Firman Tuhan di Efesus dan Kolose ini yang mau mengajarkan kita untuk membina hubungan keluarga yang harmonis.
Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan. (Kol. 3:20)
From the publisher's feed