
Sign up to save your podcasts
Or


Setelah era Lanny Kaligis/Lita Liem, Yayuk Basuki, Angelique Widjaja, dan Wynne Prakusya, Indonesia punya petenis putri lagi yang mampu tampil di turnamen kasta tertinggi tenis dunia Grand Slam, yaitu Aldila Sutjiadi.
Bukan tanpa alasan petenis kelahiran Jakarta, 2 Mei 1995 ini kerap disebut sebagai harapan baru tenis Indonesia. Aldila sanggup meraih berbagai berbagai gelar juara sejak level ITF hingga kini berhasil menembus rangking Top 30 WTA untuk nomor ganda. Bahkan sepanjang 2023 Aldila sukses melaju ke dua semifinal Mixed Doubles Grand Slam, yaitu French Open dan Wimbledon.
Dalam podcast Si Paling Sport kali ini, Aldila berbagi cerita bagaimana awal kariernya hingga terjun ke dunia tenis pro. Lulusan Universitas of Kentucky jurusan Mathematical Economics dengan IPK 3.92 ini juga mengungkap perjuangannya mengikuti berbagai turnamen di seluruh dunia dengan biaya sendiri.
By CNN Indonesia4
55 ratings
Setelah era Lanny Kaligis/Lita Liem, Yayuk Basuki, Angelique Widjaja, dan Wynne Prakusya, Indonesia punya petenis putri lagi yang mampu tampil di turnamen kasta tertinggi tenis dunia Grand Slam, yaitu Aldila Sutjiadi.
Bukan tanpa alasan petenis kelahiran Jakarta, 2 Mei 1995 ini kerap disebut sebagai harapan baru tenis Indonesia. Aldila sanggup meraih berbagai berbagai gelar juara sejak level ITF hingga kini berhasil menembus rangking Top 30 WTA untuk nomor ganda. Bahkan sepanjang 2023 Aldila sukses melaju ke dua semifinal Mixed Doubles Grand Slam, yaitu French Open dan Wimbledon.
Dalam podcast Si Paling Sport kali ini, Aldila berbagi cerita bagaimana awal kariernya hingga terjun ke dunia tenis pro. Lulusan Universitas of Kentucky jurusan Mathematical Economics dengan IPK 3.92 ini juga mengungkap perjuangannya mengikuti berbagai turnamen di seluruh dunia dengan biaya sendiri.

440 Listeners

4 Listeners

20 Listeners

21 Listeners