Tuhan terus menegur Israel atas dosa mereka yang berulang, tetapi di tengah-tengah kecaman itu, Dia menyatakan kasih yang mendalam dan kerinduan untuk memulihkan mereka. Dalam kasih-Nya yang radikal, Tuhan berkata, “Aku tidak akan melaksanakan murka-Ku sepenuhnya.” Ini adalah gambaran Tuhan yang merindui pertobatan, bukan kehancuran.