
Sign up to save your podcasts
Or


Namun Erskine tidak melihat fisiknya, dia mencari calon “prajurit” yang punya hati, dan Steve yang bolak-balik mendaftar diri sebagai tentara tapi selalu ditolak ini adalah pilihan nomor satu Erskine.
Namun Erskine tidak melihat fisiknya, dia mencari calon “prajurit” yang punya hati, dan Steve yang bolak-balik mendaftar diri sebagai tentara tapi selalu ditolak ini adalah pilihan nomor satu Erskine.
Steve sendiri bukan seorang yang tangguh, selain penyakitan, tubuhnya kurus dan pendek, di-bully pun sudah menjadi santapan setiap hari, sampai dia ingat di gang mana dia pernah dipukuli.
Modal kebaikannya-lah yang menakdirkan Steve untuk dipilih oleh seorang ilmuwan, Dr. Abraham Erskine (Stanley Tucci), yang sedang mencari sukarelawan untuk eksperimennya.
“Biarkan gw di-bully, tapi gw nga mau lihat orang lain di-bully”, itulah motivasi yang sederhana dari seorang Steve Rogers (Chris Evans), yang kelak akan bertaruh nyawa membela kebenaran sebagai superhero bernama “Captain America”.
Namun ada satu kekurangan dari eksperimen Hydra, walaupun berubah menjadi lebih kuat, tapi tentara yang menjadi eksperimen berubah wujud seperti monster berwarna merah, termasuk Schmidt.
Eksperimen pimpinan Johann Schmidt (Hugo Weaving) juga berhasil, orang yang dia suntik menjadi kuat berlipat-lipat.
Hydra, semacam divisi khusus militer Nazi yang tugasnya mirip dengan Dr. Erskin juga melakukan percobaan serupa.
Hasilnya menakjubkan, Rogers menjadi orang yang tinggi, kuat dan berotot. Walaupun eksperimen tersebut dirahasiakan, namun pihak Nazi mengetahuinya.
Eksperimen yang disebut Project Rebirth berusaha meningkatkan kemampuan dan kekuatan tentara menjadi berlipat-lipat.
From the publisher's feed