
Sign up to save your podcasts
Or


Teramat sering kita mendengar berita miring tentang asuransi. kasusnya beragam mulai dari pelayanan agen asuransi tidak memuaskan, nilai tunai tidak sesuai ekspektasi, cover proteksinya masih kurang hingga komplain claim tidak terbayarkan. salah satu yang paling sering dikeluhkan adalah hasil investasi tidak sesuai dengan angka yang disampaikan tenaga pemasar pada saat presentasi. kondisi tersebut tentu sebuah ironi bagi dunia asuransi yang menyajikan proteksi keuangan nasabah sebagai isi dari jasa pelayanan bisnisnya.
Menilik dari masih rendahnya prosentasi jumlah penduduk Indonesia yang memiliki asuransi, yakni masih kurang dari 2% dari 260 juta lebih jumlah penduduk (data 2008), rasanya tidak adil jika hanya menilai banyaknya berita asuransi yang tidak mengenakkan hanya dari sudut pandang saja. secara proporsional selain dari pihak asuransi, tentu ada yang perlu dikritisi dari para pemegang polis asuransi (nasabah). mulai dari tingkat pemahaman maupun kesadaran berasuransinya.
Secara sederhana Asuransi bisa dipahami sebagai program perlindungan keuangan atas resiko kehidupan yang terjadi seperti sakit, kecelakaan, hingga resiko meninggal dunia. asuransi akan membayarkan sejumlah uang pertanggungan atas musibah yang dialami tertanggung asuransi sesuai dengan ketentuan yang terdapat di dalam polisnya. dari pengertian ini menunjukkan bahwa fungsi utama asuransi adalah penjaminan keuangan terhadap resiko. maka sangat penting dipahami bahwa asuransi bukan sebagai lembaga keuangan yang berfokus pada investasi.
Asuransi Kritis adalah salah satu program asuransi yang memberikan perlindungan keuangan atas resiko kondisi kritis yang dialami oleh tertanggung.
Asuransi Kritis berbeda dengan asuransi kesehatan karena fungsi asuransi kritis lebih pada cover sejumlah rupiah yang akan diberikan oleh perusahaan asuransi kepada pemegang polis yang diperuntukkan sebagai pengganti penghasilan yang berhenti akibat resiko sakit kritis.
Sebagaimana yang disampaikan oleh Ogie (vokalis TIC band) dalam video ini sudah sangat tepat. Beliau membeli asuransi kritis sebagai antisipasi jika terkena resiko sakit yang berat maka secara keuangan masih tetap kuat dan dapur masih bisa ngebul.
Mereka sebagian dari kita.Mereka adalah teman, sahabat, saudara, bahkan keluarga kita yang hari ini masih di pasar menanti pembeli injak gas, mengayuh mengantar penumpang di jalanan. Mereka yang sampai hari ini masih ada di tikungan, perempatan atur lalu lalang demi recehan. Mereka yang sampai hari ini terpaksa berkumpul demi dapur mereka tetap ngebul. Mereka semacam rantai penyebaran yang tidak akan mungkin terputus oleh social distancing
Kita yang sampai hari ini masih bisa merasakan kepedihan sesama
Kita yang sampai hari ini masih mampu untuk terus membantu
Kita yang sampai hari ini masih mengerti arti kata peduli
Bantuan kita sangat mereka harapkan untuk mempertebal daya tahan
Mari kita sukseskan gerakan sejuta masker untuk negeri
Podcast mengenai produk asuransi yang beredar saat ini dan review dari bpk Andri selaku tenaga pemasar yang 11 tahun di bisnis ini.
From the publisher's feed